Sita 13 Kg Sabu dan 10 Ribu Butir Ineks, Satu Unit Mobil Turut Dijadikan Barang Bukti

  • Whatsapp
Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kampar, Sabar Gunawan.(Internet)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Pihak Kepolisian di Riau mengamankan satu unit mobil yang diduga mengangkut narkotika dalam jumlah besar. Kendaraan itu dipastikan menjadi barang bukti dalam perkara tersebut.

Perkara itu ditangani Kepolisian Resor (Polres) Kampar Sektor Siak Hulu. Ada dua orang tersangka yang diduga membawa 13 kilogram sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi. Mereka masing-masing berinisial DE (36) dan AS (21).

Dua pesakitan itu diringkus saat berada di Jalan Pasir Putih Kecamatan Siak Hulu, Kampar, Minggu (27/9) kemarin. Pengungkapan itu bermula dari pengejaran yang dilakukan pihak Polsek Bukit Raya, Pekanbaru terhadap satu unit mobil merek Innova Reborn warna abu-abu dengan nomor polisi BG 1605 UT yang diduga digelapkan.

Berdasarkan GPS, mobil itu diketahui berada di Jalan Kaharuddin Nasution Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Mobil itu terpantau mengarah ke jalan lintas Pasir Putih menuju Jalan Lintas Timur.

Pihak dari Polsek Bukit Raya kemudian meminta bantuan Polsek Tenayan Raya dan Polsek Sekijang, Pelalawan untuk melakukan penutupan jalur di jalan lintas yang akan dilalui pelaku.

Pengejaran masih dilakukan. Sekitar pukul 17.30 WIB, Polisi mendapati mobil berada di Jalan Pasir Putih Kecamatan Siak Hulu bersama dua org laki-laki. Saat dilakukan penggeledahan, mendapati 2 pucuk senjat api jenis dan FN dan Revolver.

Tidak hanya itu, Polisi juga menemukan narkotika jenis ekstasi yang terletak di dalam tas ransel, dan sabu di dalam kardus televisi. Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa dan diamankan ke Polsek Siak Hulu, sesuai dengan lokasi pengungkapan.

Tiga hari berselang, penyidik mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke Jaksa Peneliti pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar.

“Iya. Kita sudah menerima SPDP perkara itu pada Rabu kemarin,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejari Kampar, Sabar Gunawan, Kamis (1/10).

Dalam SPDP itu, kata dia, tercantum identitas dua orang tersangka. Selain itu, juga tertera kronologis singkat perkara, pasal yang disangkakan, dan barang bukti kejahatan, termasuk satu unit mobil yang digunakan untuk membawa barang haram tersebut.

“Pokoknya seperti kronologis. Semua barang bukti, lengkap (dicantumkan dalam SPDP),” sebut mantan Kasubbag Pembinaan Kejari Kepulauan Meranti itu.

Atas SPDP itu, pihaknya akan menetapkan Jaksa Peneliti yang akan menelaah berkas perkara jika telah dilimpahkan oleh penyidik. Penelaahan itu dilakukan untuk memastikan syarat formil dan materil perkara.

Sabar berharap, berkas perkara itu segera dilimpahkan penyidik. “Jika dalam waktu 30 hari (belum diterima), sesuai petunjuk pimpinan, kami akan mempertanyakan hasil penyidikan dengan mengirimkan P-17,” pungkas Jaksa yang pernah bertugas di Kejari Pekanbaru itu.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait