Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko Jadi Ayah Angkat Anak Korban KDRT

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, PANGKALAN KERINCI – Hanya berselang dua hari, bocah malang yang viral di media sosial akibat dibuang kedua orangtuanya diangkat anak oleh Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko dan keluarga. Hal ini dibenarkannya ketika dihubungi melalui sambungan seluler di Pangkalan Kerinci, Selasa (29/9).

Hal yang mendasari diangkatnya korban berinisial RFZ (10) menurut Mantan Kasat PJR Polda Riau ini, karena adanya kesimpulan yang disampaikan ahli psikologi T. Vivi Pratiwi M.Psi dari UPTD PPA Provinsi Riau, bahwa korban RFZ mengalami trauma atas perlakukan yang dilakukan oleh ayah kandung.

“Korban memiliki perspektif negatif tentang figur ayah kandungnya. RFZ saya angkat sebagai anak guna memulihkan trauma atas perlakuan ayah kandungnya sekaligus agar mendapatkan tempat yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Masih kata Ia lagi, pengangkatan anak ini juga berdasarkan pertemuan pihaknya bersama Dinas Sosial (Dinsos) Etty Herwati, Ikatan Keluarga Nias (IKN) Sozifao Hia yang juga merupakan Angota DPRD Kabupaten Pelalawan, Kepala UPTD PPA Kabupaten Pelalawan Emena Rianda S.KM, Team UPTD PPA Provinsi Riau Jefrizon beserta Psikolog T Vivi Pratiwi, Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Ahmad, Kepala Desa Terantang Manuk Bakri dan Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras Ipda Pol Esafati Daely.

“Kita duduk bersama membahas saran psikologi yang menyebutkan anak ini butuh pemulihan dan tempat yang aman dan nyaman. Makanya anak ini akan saya ambil, saya sekolahkan dan saya rawat,” ungkapnya.

Namun, kata Indra lagi, untuk pelaku penganiayaan atau kekerasan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh kedua orang tua kandung korban, itu tetap di proses sebagai mana undang-undang yang berlaku.

“Apa yang dialami anak ini sudah merupakan tindak pidana murni kekerasan dalam rumah tangga. Kita akan lakukan gelar dan melihat hasilnya,” terangnya.

 

 

 

Reporter: Anton

Comments

Pos terkait