Diduga Terbitkan IUP PT Agro Abadi, AMMAN-Riau Laporkan Mantan Bupati Kampar ke Kejati

  • Whatsapp
Perwakilan AMMAN-Riau, Zulkarnain menyerahkan laporan ke Kejati Riau terkait dugaan korupsi penerbitan IUP PT Agro Abadi.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Aliansi Masyarakat Mahasiswa Anak Negeri Riau melaporkan mantan Bupati Kampar ke Kejaksaan Tinggi Riau. Laporan itu terkait dugaan korupsi penerbitan Izin Usaha Perkebunan PT Agro Abadi di Kabupaten Kampar.

Laporan itu diserahkan Zulkarnain selaku perwakilan AMMAN-Riau ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejati Riau, Senin (28/9). Usai menyerahkan laporan, Zulkarnain kemudian memberikan keterangan.

BACA : Kirim Papan Bunga, AMMAN-Riau Dukung Gubri Tindak Lahan PT Agro Abadi

“Hari ini, kita menyerahkan laporan dan bukti ke Kejati Riau terkait IUP PT Agro Abadi yang dikeluarkan oleh Bupati Kampar kala itu,” ujar Zulkarnain kepada Haluan Riau.

Menurut dia, izin itu diterbitkan tahun 2006 lalu. Menurut dia, seorang kepala daerah tidak berhak menerbitkan IUP karena peralihan izin kawasan hutan merupakan wewenang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Kami menduga pemberian IUP dan izin lokasi PT Agro Abadi ini merupakan penyalahgunaan wewenang Bupati Kampar kala itu,” sebut pria yang akrap disapa Zul itu.

Dia berharap, laporan yang disampaikan itu segera ditindaklanjuti oleh Korps Adhyaksa. Harapan itu bukan tanpa alasan. Dikatakannya, penyalahgunaan wewenang masuk dalam ranah korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Tidak hanya menyerahkan laporan, AMMAN-Riau juga memajang sebuah papan bunga di Kantor Kejati Riau Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Papan bunga itu bertuliskan ‘MENDUKUNG KAJATI RIAU PERIKSA MANTAN BUPATI KAMPAR KARENA DIDUGA MEMBERI IZIN IUP DI LAHAN ILEGAL PT AGRO ABADI’.

“Kami menduga telah terjadi kongkalikong antara pemberi izin dengan pihak perusahaan. Kami juga berharap lahan ilegal ini segera di TORA atau PS-kan pemerintah agar bisa dimanfaatkan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Zulkarnain.

Terpisah, Muspidauan mengatakan, pihaknya telah menerima laporan itu. Tentu saja, laporan itu akan ditindaklanjuti.

“Pimpinan nantinya akan mendisposisikan laporan itu, apakah ke Bidang Intelijen atau Pidana Khusus (Pidsus),” sebut Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau itu.

“Nanti akan ditelaah, apakah ada bukti permulaannya? Apakah ada unsur korupsinya atau tidak,” sambung Muspidauan.

Sementara itu, pihak PT Agro Abadi belum bersedia memberikan keterangan terkait tudingan AMMAN-Riau itu. Marnosan Hutabarat yang diketahui merupakan Humas PT Agro Abadi, belum bersedia memberikan tanggapan.

“Maaf, saya masih OTW (on the way/di perjalanan,red) dari Kuansing (Kuantan Singingi,red),” singkat dia melalui pesan singkat aplikasi perpesanan WhatsApp.

Sebelumnya, AMMAN-Riau juga pernah memajang papan bunga di Kantor Gubernur Riau. Aksi itu dilakukan pada Kamis (24/9) pagi kemarin.

Di papan bunga itu tertulis ‘TORA ATAU PS LAHAN ILEGAL PT AGRO ABADI UNTUK MASYARAKAT & TINDAK PT AGRO ABADI’. Aksi itu merupakan bentuk dukungan agar Gubernur Riau Syamsuar menindak lahan PT Agro Abadi yang diduga ilegal.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait