Sejak Dimula Operasi Justisi, 155 Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring di Bangkinang Kota

  • Whatsapp
Para Pelanggar Protokol Kesehata saat diberikan sanksi push up.

HALUANRIAU.CO, KAMPAR – Petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dishub, telah menggelar Operasi Justisi Satgas Pemburu Teking Covid-19 terhintung mulai (21/3/2020) di Kampar, Riau.

Sepanjang operasi tersebut, pelanggar protokol kesehatan yang terjaring khusnya di Bangkinang Kota sebanyak 155 pelanggar yang tidak menggunakan masker.

“Sejak Operasi Justisi Satgas Pemburu Teking Covid-19 di mulai sebanyak 155 yang terjaring, khususnya di wilayah Bangkinang kota,” ujar Kepala Satpol PP Kampar Nurbit, Jumat (25/9/2020).

Nurbit mengatakan, untuk sanksi yang diberikan, yitu sanksi sosial menyapu jalan memungut sampah, ada yang disuruh menyanyaikan lagu kebangsaan dan bagi yang muda itu diberikan sanksi push up.

“Bagi pelanggar kita berikan sanksi sosial, ada yang kita suruh menyapu jalan, memungut sampah, menyanyikan lagu kebangsaan indonesia dan push up,” kata dia.

Sedangkan untuk sanksi denda kata Nurbit saat ini belum diterapkan, karna sebut dia masih menunggu Peraturan Daerah (Perda).

“Untuk denda kemasyarakat belum, menunggu perda, rencananya,” tutur dia.

Ia berharap agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan penuh kesadaran dalam upaya melindungi diri sendiri, keluarga dan masyarakat Kabupaten Kampar dari penularan covi-19.

Kasat Pol PP itu juga mengimbau masyarakat agara masyarakat mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan mengihindari kerumunan.

“Kita berharap hal ini kita benar – benar dapat dilaksanakan dengan penuh kesadaran tanpa harus setiap saat dilaksanakan upaya pendisiplinan dari penegak peraturan dari unsur TNI, POLRI, POL PP, DISHUB, BPBD dan unsur terkait lainnya,” imbuhnya.

 

 

Reporter: Amri

Comments

Pos terkait