Penandatanganan Perubahan KUA-PPAS Perubahan APBD 2020 Pekanbaru Dilakukan Virtual

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) APBD Kota Pekanbaru tahun anggaran 2020 telah selesai dilakukan, Jumat (25/9).

Rapat paripurna ini sendiri dilakukan secara virtual, dari kantor DPRD Pekanbaru rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani dan juga Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Nofrizal. Sementara itu Walikota Pekanbaru, Firdaus dan Pj Sekda Kota Pekanbaru M Jamil berada di perkantoran walikota tenayan raya.

Hamdani mengatakan dalam pembahasan Banggar ada beberapa yang termasuk dalam skala prioritas seperti penguatan disektor UMKM, banjir dan juga penanganan Covid-19.

“Ketika disampaikan pemerintah banyak kegiatan-kegiatan penangana banjir di rasionalisasi ketika Refocusing, apalagi ini musim hujan dan ini sangat penting dianggarkan untuk membantu pemerintah atasj banjir,” katanya seusai paripurna, Kamis (24/9) malam.

Ketika ditanya berapa penambahan anggaran untuk penanganan banjir, Hamdani mengaku bahwa dirinya tak mengingat hal tersebut. Hanya saja ia mengatakan penanganan banjir masuk kedalam prioritas, diluar UMKM dan juga Covid-19.

“UMKM ini bukan berupa uang, namun berupa peralatan. Dan yang disahkan ada Rp.2,7 triliun,” jelasnya.

Setelah penandatanganan nota kesepakatan hari Senin pekan depan akan dilakukan nota keuangan, dan setelah nota keuangan dilanjutkan dengan pandangan fraksi dan dilanjutkan dengan pandangan pemerintah.

“Setelah itu nanti baru pengesahan,” pungkasnya.

Sementara itu Walikota Pekanbaru, Firdaus mengatakan perubahan APBD Kota Pekanbaru diperkirakan sebesar Rp.2,799 triliun dan terdiri dari anggaran pendapatan sebesar Rp.2,784 triliun dan penerimaan pembiayaan sebesar Rp.15,29 miliar, dan anggaran belanja sebesar Rp.2,798 triliun.

“Angka rancangan perubahan APBD yang disepakati ini bila dibandingkan dengan sebelum APBD perubahan tahun anggaran 2020 sebesar Rp.2,613 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp.186 miliar atau 7,12%,” jelasnya.

Lanjut Walikota, dinominasi juga penerimaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan isentif dari daerah tambahan dan juga Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan juga bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2019.

“Saya berharap agar persetujuan dan kesepakatan P-KUA dan P-PPAS tahun 2020 yang sudah dilaksanakan ini dapat berlanjut dengan persetujuan Ranperda tentang perubahan APBD Kota Pekanbaru,” pungkasnya.

 

 

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait