Kirim Papan Bunga, AMMAN-Riau Dukung Gubri Tindak Lahan PT Agro Abadi

  • Whatsapp
Sebuah papan bunga dari AMMAN-Riau terpajang di Kantor Gubernur Riau.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Sebuah pemandangan menarik terlihat di Kantor Gubernur Riau, Kamis (24/9) pagi. Sebuah papan bunga dukungan untuk Gubernur terpajang di gerbang masuk kantor yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Di papan bunga itu tertulis ‘TORA ATAU PS LAHAN ILEGAL PT AGRO ABADI UNTUK MASYARAKAT & TINDAK PT AGRO ABADI’. Adapun pengirimnya adalah Zulkarnain (AMMAN-RIAU).

Zulkarnan mengatakan, sejatinya ingin melakukan aksi damai untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan terkait persoalan lahan di Kabupaten Kampar, yang diduga dikuasai oleh PT Agro Abadi. Namun hal itu urung dilakukan mengingat saat ini masih pandemi Covid-19.

“Sebagai bentuk dukungan dan harapan ke gubernur, kami mengirimkan papan bunga agar beliau segera menindak lahan PT Agro Abadi yang diduga ilegal,” ujar Zulkarnain di ujung telepon, Kamis siang.

Dia menilai, selama ini perusahaan tersebit sudah lama menikmati hasil di atas perkebunan ilegal. Tentu saja segala kebijakan perusahaan, diambil dan sepengetahuan pemiliknya.

“Kami juga berharap gubernur menindak pemilik PT Agro Abadi karena diduga korporasi tersebut telah merugikan negara,” sebut dia.

“Dikarenakan status perkebunan tersebut diduga ilegal otomatis perusahan tersebut tidak membayar pajak sebagaimana mestinya,” sambung pria yang akrab disapa Jul itu.

Pernyataannya itu bukan tanpa dasar. Menurut dia, berdasarkan data yang mereka miliki, lahan tersebut adalah bekas lahan HGU HTI PT Rimba Seraya Utama yang disulap PT Agro Abadi menjadi perkebunan kelapa sawit.

Disinyalir, PT Agro Abadi tidak mengantongi izin Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait HGU perkebunan sawit.

“Tentunya ke depan kami akan tetap suarakan hal ini, dan ini bukan papan bunga kami yang terakhir agar Gubernur Riau segera TORA atau PS lahan ini demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Zulkarnain.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait