Alat Disediakan ‘Teman Sehat’, Kejari Pekanbaru Kembali Rapid Test Tahanan

  • Whatsapp
Kasi Pidum Kejari Pekanbaru Robi Harianto turut mengawasi pelaksanaan rapid test terhadap tahanan.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Kejaksaan Negeri Pekanbaru kembali melakukan rapid test terhadap puluhan tahanan sebelum dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru, Rabu (23/9). Kali ini, Korps Adhyaksa menggandeng aplikasi Teman Sehat untuk menyediakan alat rapid test tersebut.

Teman Sehat adalah platform ekosistem digital dari Achiko. Aplikasi ini telah resmi menjadi mitra Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Melihat peran penting aplikasi ini, Kejari Pekanbaru mengambil inisiatif untuk menjalin kerja sama. Hal itu pun disambut baik oleh pihak Teman Sehat.

“Mulanya kita yang menghubungi mereka (Teman Sehat,red). Alhamdulillah, direspon dengan baik,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru, Andi Suharlis melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Robi Harianto, Rabu siang.

Teman Sehat, kata Robi, bersedia membantu menyediakan alat rapid test untuk mengambil sampel darah guna melihat antibodi yang terbentuk apabila tubuh sedang melawan virus, salah satunya Covid-19. Alat ini kemudian dipakai untuk para tahanan sebelum dipindahkan ke Rutan Pekanbaru.

Para tahanan itu sebelumnya berada di sel tahanan pihak kepolisian yang ada di Kota Pekanbaru. “Mereka menyediakan alat (rapid test). Kita sangat bersyukur dengan adanya bantuan,” sebut mantan Kasi Intelijen Kejari Batam, Kepulauan Riau itu.

Adapun alat rapid test bantuan Teman Sehat itu berjumlah 265 unit. Sementara yang baru digunakan pada Rabu ini adalah sebanyak 80 unit untuk 80 orang tahanan. Pelaksanan rapid test itu dilakukan oleh petugas medis yang ditunjuk dari dinas terkait.

Rinciannya adalah, 32 orang tahanan dari Polresta Pekanbaru, 12 orang dari Polsek Tampan, 6 orang dari Polsek Rumbai, 4 orang dari Polsek Rumbai Pesisir, dan 6 orang dari Polsek Senapelan. Lalu, 9 orang dari Polsek Payung Sekaki, 1 orang dari Polsek Bukit Raya, 1 orang dari Polsek Pekanbaru Kota, 6 orang dari Polsek Lima Puluh, dan 3 orang dari Polsek Sukajadi.

“Kita ingin kerja sama ini berlanjut. Apalagi situasi sekarang masih sangat mengkhawatirkan,” imbuh Robi.

Terpisah, Kiki mengatakan bahwa ini adalah kegiatan sosial yang dilakukan Teman Sehat Kota Pekanbaru. Adapun tujuannya adalah untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Kota Bertuah.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Kota Pekanbaru itu, khususnya para tahanan bisa sadar akan kesehatan masing-masing,” kata perwakilan Teman Sehat itu.

“Kita memberikan bantuan alat rapid test agar ada rasa aman baik bagi para tahanan maupun petugas (rutan, kepolisian, dan kejaksaan),” sambungnya.

Aplikasi Teman Sehat ini telah diluncurkan secara resmi pada Rabu (19/8) lalu. Saat ini, Teman Sehat telah menjalin kerja sama dengan sejumlah instansi guna menghadapi pandemi Covid-19, seperti pusat perbelanjaan, tempat wisata, kantor pemerintahan, dan lainnya.

“Aplikasi ini mencakup tiga hal, yaitu aplikasi pengguna, aplikasi tester dan aplikasi mitra bisnis. Harapannya, Teman Sehat Kota Pekanbaru bisa menciptakan ekosistem platform digital,” pungkas dia.

 

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait