Ratusan Buruh PT Padasa Enam Utama Kampar, Duduki Kantor Disnakertrans Riau

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Ratusan pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) dari Kabupaten Kampar, menduduki kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, dengan mendirikan tenda di depan Kantor Disnakertrans, Selasa (22/9).

Aksi ini mereka lakukan setelah perusahan tempat mereka bekerja tidak memenuhi hak-hak mereka, yakni PT Padasa Enam Utama, di Kampar. Beberapa tuntutan mendasar dari para pekerja ini adalah diberikannya tunjangan pensiun bagi para pekerja yang sudah memasuki masa pensiun dan juga penyediaan fasilitas kesehatan, transportasi.

Adanya jaminan kesehatan seperti BPJS dan hunian yang layak dengan dilengkapi air bersih dan listrik. Panggil pihak manajemen PT Padasa Enam Utama dan KUD Tiga Koto Kampar, bayarkan pengalihan status karyawan PT kebun kemitraan yang menjadi karyawan KUD Tiga Koto.

“Kami meminta hak kami dipenuhi oleh pihak perusahaan. Dan Disnakertrans bisa membantu kami dalam menyelesaikan permaslahan yang kami hadapi. Pihak perusahaan telah semena-mena terhadap kami, bahkan ada lima rekan kami yang di berhentikan, kami juga minta mereka dipekerjakan kembali,” tegas salah seorang pekerja.

Dari pantauan dilapangan, tenda-tensa biru yang dilasang di halaman kantor Disnaketrans Riau, langsung dipasang oleh pekerja. Dalam hitungan menit tenda tersebut berdiri sekitar 8 tenda biru. Sampai tuntutan mereka dipenuhi mereka akan tetap menduduki kantor Disnakertrans.

Tidak hanya buruh PT Padasa Enam Utama, yang menduduki kantor Disnaker, tapi juga anak dan istrinya ikut meramaikan dan menyampaikan tuntutuan. Hingga saat ini ratusan buruh tersebut masih berada di dalam tenda sambil duduk-duduk dan tiduran.

Namuan sayangnya, buruh tersebut banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan, ada yang memakai masker dan ada yang tidak memakai masker. Bahkan tidak ada jarak diantara buruh.

Kadisnakertrans Riau Jonli, saat dihubungi, ia masih mengadakan pertemua dengan perwakilan dari buruh, dan secepatnya akan segera diselesaikan dan buruh bisa kembali ketempat asal mereka.

“Saya masih pertemuan, hasilnya nanti diberitahu,” kata Jonli.

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait