Pelaku Jambret Maut di Pattimura Ditembak di Rumah Neneknya

  • Whatsapp
Pelaku menceritakan bagaimana proses pelarian usai mendegar rekannya ditangkap polisi kepada Kasat reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Awaludin Syam

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru berhasil menuntaskan kasus jambret yang menewaskan seorang korbannya di Jalan Pattimura pada 29 Agustus 2020 lalu.

Pelaku berjumlah dua orang itu kini mendekam di sel tahanan Polresta Pekanbaru untuk mempertanggungjawabkan perbuatan sadis nya itu.

Pelaku kedua yakni berinisial MAPP alias Akbar alias Abay (21) ditangkap dikediaman neneknya di Kabupaten Sijunjung pada Jumat (18/9).

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Awaludin Syam mengatakan bahwa pihaknya terpaksa menembak tersangka.

Dilumpuhkan dengan timah panas lantaran mencoba kabur dari sergapan polisi, pria pengangguran itu menghindar dan bersembunyi di atas loteng rumah. Tak ingin kehilangan terget, tindakan tegas diarahkan ke kaki pelaku.

“Berkat koordinasi dengan Polres setempat, kita mengetahui keberadaan tersangka di daerah Sijunjung. Saat kita telusuri, tersangka bergerak kedaerah Kota Padang, dilakukan penyelidikan selama dua hari di Kota Padang dan ternyata sudah kembali ke rumah neneknya, dan langsung dilakukan penangkapan,” kata Awal saat ekpos ungkap kasus di Mapolresta Pekanbaru, Senin (21/9).

Tersangka MAPP, jelas Awal, melarikan diri usai salah satu rekan duetnya yang berhasil ditangkap terlebih dahulu yakni tersangka MA alias Rian (17) pada tanggal 8 September 2020.

Kedua pelaku ini menewaskan salah satu korbannya yakni ibu Sumiati dalam aksi jembret pada tanggal 29 Agustus 2020 di Jalan Pattimura.

“Rekan mainnya sudah ditangkap terlebih dulu, dan besok sudah masuk tahap dua. Kedua tersangka melakukan tindak pidana curas yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” sambungnya.

Dengan ditangkap tersangka MAPP ini, polisi berhasil menuntaskan kasus curas yang menyebabkan korban meninggal dunia. “Kasus berhasil dituntaskan, kedua pelaku sudah ditangkap,” tutup Awal.

Bersama tersangka, juga turut diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna merah hitam yang digunakan kedua pelaku saat beraksi.

Usai diinterogasi, pelaku mengakui bahwa dia berperan sebagai tukang petik saat menjambret istri dari purnawirawan TNI itu.

Tak hanya sekali itu, kedua tersangka pun kerap melakukan aksi kejahatannya diberbagai titik di Kota Pekanbaru. “Ada TKP lainnya lagi,” tukas Awal.

 

 

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait