Mahasiswa Minta Kajati Riau Dicopot, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
Massa aksi berdiri di Kantor Kejati Riau membentangkan karton yang berisikan tuntutan terhadap penegakan hukum dugaan korupsi di Setda Siak

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Puluhan mahasiswa membentangkan karton di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Senin (21/9), karton itu berisikan tuntutan terhadap kasus dugaan korupsi di Sekretariat Daerah (Setda) Siak.

Massa aksi yang menamakan diri sebagai Gerakan Mahasiswa UMRI Anti Korupsi, disana mereka melakukan aksi secara alegoris atau aksi diam.

Koordinator Lapangan (Korlap) Muhammad Zaki mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekesalan terhadap penegakan hukum tindak pidana korupsi yang tidak mampu di lakukan oleh Kejaksaan Tinggi Riau.

“Ini sebagai bentuk kekeselan terhadap Kejati Riau yang tak mampu menegakkan keadilan dalam dugaan kasus korupsi di Setda Siak, yang melibatkan Syamsuar dan Yang Prana,” kata Zaki.

Bahkan, Kajati Riau Mia Amiati dikatakan tunduk dibawah Syamsuar dan Yang Prana. “Terbukti sampai hari ini Syamsuar dan Yan Prana tidak di tetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi sewaktu menjabat di siak,” sambungnya.

Dalam aksinya, mereka menyampaikan lima tuntutan diantaranya yang pertama ialah kami menduga Kepala Kejaksaan Tinggi Riau telah masuk angin sehingga Dugaan Korupsi di SETDA Siak yang diduga melibatkan Syamsuar sebagai Bupati saat itu dan Yan Prana Jaya sampai saat ini tidak ada kepastian Hukum.

Kedua, menduga Kepala Kejaksaan Tinggi Riau hanya gertak belakang dalam mengusut dugaan korupsi di Setda Siak yang diduga melibatkan Syamsuar dan Yan Prana Jaya.

Ketiga, melihat Ibu Kepala Kejaksaan Tinggi Riau ‘lumpuh’ dihadapan Syamsuar dan Yan Prana Jaya sehingga tidak memiliki keberanian untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di Setda Siak.

Keempat, menyatakan mosi tidak percaya kepada ibu Kejaksaan Tinggi Riau karena tidak komitmen memberantas Tindak Pidana Korupsi di Provinsi Riau.

Terakhir, meminta meminta agar *Kejaksaan Agung mencopot jabatan Mia Amiati sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Riau karena tidak mampu mengusut tuntas dugaan korupsi di Setda Siak.

“Jika tuntutan kami tidak diindahkan oleh Kejaksaan Tinggi Riau, maka kami akan berkomitmen melakukan aksi setiap hari di depan Kejati Riau hingga dugaan tindak Pidana korupsi mendapatkan kepastian hukum,” tutup Zaki.

 

 

 

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait