Protokol Kesehatan Wajib Dijalankan di Inhu, Jika Tidak Sangsi Menanti

  • Whatsapp
Sumber foto: hype.ID-Grib.ID

HALUANRIAU.CO, RENGAT – Situasi pandemi di Provinsi Riau semakin memprihatinkan, oleh karena itu perlu langkah langkah bijak situsional yang harus dilakukan. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Indragiri mulai membuat kebijakan tetapi tidak harus menghambat perekonomian masyarakat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) telah resmi mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) No 63 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

Satpol PP menjadi garda terdepan dalam menjalankan Perbup yang memang dikeluarkan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Inhu.

Sesuai Perbup No 63 2020 ini, pada pasal 3 Perbup ini dinyatakan kepada perseorangan wajib melakukan 4M, yakni Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan.

Sedangkan kepada pelaku usaha, penyelenggara, pengelola atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum wajib menyediakan sarana prasarana 4M.

Adapun sanksi yang diberikan kepada perseorangan berupa denda dan denda administratif. Sedangkan sanksi bagi pemilik tempat atau pelaku usaha, penyelenggara, pengelola atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum, berupa teguran tertulis dan denda administratif atau pemberhentian operasional usaha.

Denda administratif bagi pelanggar perseorangan senilai Rp100 ribu. Sedangkan bagi pelaku usaha mikro senilai Rp500 ribu, usaha kecil Rp1 juta, usaha menengah Rp1,5 juta dan usaha besar senilai Rp2 juta.

Perbup ini sudah mulai berlaku dan berjalan sejak ditetapkan pada tanggal 10 September 2020 kemarin dan diharapkan masyarakat dapat menjalankannya dengan baik.

 

 

Penulis: EBP

Comments

Pos terkait