Gubri Launching Program Merdeka Belajar Jarak Jauh

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Gubernur Riau, Syamsuar, me-launching program merdeka belajar jaraka jauh, dan sekaligus membagikan kartu perdana Telkom kuota 30 GB bagi siswa SMP, SMA/SMK, yang digunakan untuk proses belajar mengajar malalui daring, Rabu (2/9), di gedung daerah Gubernur Riau.

Dalam arahannya, Gubernur Riau, Syamsuar, mengatakan, dimasa pandemi covid-19, yang masih melanda wilayah Riau, memaksa seluruh sekolah harus belajar melalui daring tanpa tatap muka. Mengingat untuk wilayah Riau saat ini sudah masuk dalam zona orange, dan terjadi peningkatan kasus covid-19.

Bacaan Lainnya

“Hari ini program merdeka jarak jauh sudah diluncurkan di Provinsi Riau, alhamdulillah kita mendapatkan dukungan dari Telkomsel, untuk belajar jarak jauh ini bantuan dari Telkomsel, untuk anak-anak Riau gratis. Tadi juga kita mendapatkan berupa CSR yang juga kita berikan kepada pelajar anak-anak yang tidak mampu,” ujar Gubri.

“Ini tadi ada bantuan 75 juta, untuk membeli handphone bagi anak-anak yang tidak mampu. Masih banyak anak-anak di Pekanbaru ini yang tidak memiliki hp untuk belajar melalui daring. Dan dari Telkomsel membantu berupa anggaran sebesar Rp75 juta, untuk membeli 55 handphone,” tanbahnya.

Selain bantuan berupa paket internet 10 GB, Gubri juga berharap dari Telkomsel
Ikut meningkatkan jaring internet di pelosok negri Riau. Dimana masih banyak desa-desa yang tidak terjangkau internet, sehingga menyulitkan pelajar untuk belajar melalui daring. Dengan kondisi wilayah Riau di daerah terluar menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan jaringan internet.

“Kami juga meminta agar telkomsel membantu 264 desa internetnya belum baik, disetujui oleh Telkomsel, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak begitu lama sejumlah desa yang ada di Riau ini bisa menikmati belajar jarak jauh. Dengan hadirnya jaringan internet di desa-desa,” ungkap Gubri.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Zul Ikram, mengatakan, bantuan kuota 10 GB dari Telkomsel ini, merupakan kerjasama antara pemerintah dengan Telkomsel, dalam rangka memberikan keringanan kepada masyarakat terutama pelajar, dan menjalani prosea belajar mengajar dengan menggunakan jaringan internet.

“Penyerahan kartu perdana berikut sudah diisi kuota sebanyak 10 Giga bait dari Telkomsel, dari vendor kita. Selama ini terjadi mengalami kendala pembelian kuota dari masyarakat atau siswa siswi. Kita harapkan dari kolaborasi ini sedikit banyak bisa membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat, dengan pembelajaran jarak jauh,” jelas Zul Ikram.

Turur hadir pada lounching program merdeka belajar jarak jauh, direktur network telkomsel, Hendri Multa Syam. Siswa penerima bantuan paket interet dan CSR, serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).(*)

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait