Ketua DPRD Gunakan Helikopter Karhutla, BNPB Beri Klarifikasi

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengklarifikasi terkait penyalahgunaan penggunaan helikopter BNPB oleh Ketua DPRD Riau bersama ketua AMPBG Riau yang digunakan untuk kepentingan partai.

Namun jawaban dari BNPB tidak menjelaskan secara rinci helikopter yang digunakan untuk kepentingan di luar penggunaaan Kabakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau. Bahkan dalam penjelasan BNPB yang disampaikan oleh Inspektorat II BNPB, Yulianto melalui konferensi pers via Zoom Meeting, Senin (31/8) seolah-olah helikopter tersebut disewa dan segala biaya yang dikeluarkan dalam operasional helikopter di luar prosedur tidak akan dibayar oleh BNPB.

Bacaan Lainnya

“BNPB sudah turunkan tim dan hasil pemeriksaan terhadap penggunaan tak sesuai prosedur tersebut kami sampaikan dalam dua poin penting. Helikopter ini bukan punya kami. Kami sewa per jam untuk penanganan Karhutla, sehingga apa bila fasilitas tersebut digunakan di luar prosedur peruntukannya, maka kami (BNPB) tidak akan melakukan pembayaran dan kami tidak bertanggungjawab,” tegas Yulianto.

Yulianto mempertegas bahwa BNPB tidak mau bertanggungjawab terhadap penyalahgunaan fasilitas negara tersebut karena kewenangan penggunaan helikopter tersebut sudah diserahkan kepada Dansatgas di Riau.

“Kewenangan penggunaan helikopter tersebut sudah diserahkan kepada Dansatgas di Riau untuk penanganan bencana Karhutla. Tentunya kewenangan ini diberikan ke pemerintah daerah untuk menggunakan helikopter sesuai peruntukannya yang sudah ditetapkan,” tegasnya lagi.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai apakah helikopter BNPB tersebut boleh digunakan oleh Partai atau orang lain di luar penanganan Karhutla, BNPB kembali menjelaskan, penggunaannya harus sesuaikan dengan prosedur yang berlaku.

“Penggunaannya sesuai dengan prosedur, tidak disewa,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan helikopter Badan Penanggulangan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) yang seharusnya digunakan untuk memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Riau disalahgunakan oleh salah satu organiasi sayap partai Golkar yang menggunakan untuk mengunjungi daerah Kabupaten Bengkalis, Minggu (23/8) lalu.

Penggunaan helikopter BNPB tersebut oleh ketua salah satu sayap partai Golkar AMPG, videonya tersebar luas di masyarakat melalui pesan berantai WhatsApp (WA), dan media sosial lainnya. Video berdurasi lebih kurang 3 menit ini tampak Ketua DPRD Riau, Indra Gunawan turun dari helikopter bersama Ketua AMPG dengan menggunakan jas berwana loreng kuning hijau baju khasnya AMPG.

Saat helikopter jenis Bell ini mendarat di Bangkalis puluhan pemuda dengan menggunakan baju AMPG tampak menunggu sang ketua AMPG. Gubernur Riau, Syamsuar menganggap pemakaian helikopter yang digunakan oleh Ketua DPRD Riau dan Ketua AMPG bukan untuk kepentingan politik di Kabupaten Bengkalis. Tetapi digunakan untuk patroli Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) oleh Ketua DPRD Riau yang juga termasuk dalam unsur Forkopimda dan masuk dalam Satgas Karhutla.

“Dia kan (Indra Gubawan Eet, red) ketua DPRD dan sekaligus helikopter ini juga dilakukan untuk patroli sehingga pada waktu patroli Ketua DPRD dan numpang kesana. Mana mungkin keperluan partai. Saya saja pakai helikopter swasta Avideo saya datang itu tak divideokan padahal sama saja,” ujar Gubri, Syamsuar, Selasa (25/8).(*)

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait