Yuyun Hidayat : Pramuka Kampar Kurang Motivasi dari Pimpinan Daerah Dalam Dukungan Moral dan Anggaran

  • Whatsapp
Ketua Kwrcab Pramuka Kampar, Yuyun Hidayat

HALUANRIAU.CO, KAMPAR – Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kampar Yuyun Hidayat, menyebut ada sejumlah kendala yang dialami Pramuka di Kabupaten Kampar.

Kendala yang dimaksud Yuyun yakni persoalan anggaran. Hal itu diungkapkan Yuyun pada wartawan saat peringatan Hari Pramuka ke-59. yang digelar di Wisata Alam Puncak Kompe, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau. Jumat (21/8/2020).

Yuyun berharap adanya dukungan yang lebih dari Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto sebagai pemimpin daerah, yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) gerakan pramuka Kampar. Karena sekarang ia melihat ada penurunan motivasi dari pimpinan daerah terutama dalam memberikan dukungan moral termasuk dukungan dana.

“Tahun lalu rata-rata dana hibah untuk Kwarcab Gerakan Pramuka Kampar mencapai Rp 1 miliar lebih. Namun tahun ini berkurang menjadi sekitar Rp 500 juta,” sebut Yuyun.

Yuyun memaparkan, jika anggaran Rp 1 miliar saja kondisi Pramuka Kampar yang memiliki sekitar 25 ribu anggota masih kekurangan apalagi hanya Rp 500 juta.

Kata dia, jumlah itu sangat jauh berkurang dan itu tidak akan cukup karena anggota Pramuka Kampar lebih dari 25 ribu orang.

“Kalau dihitung per anak, anak itu cuma dapat sekitar Rp 12 ribu per orang pertahun atau seratus perak perhari. Jauh dari cukup. Nah itu dengan satu koma. Ini sebelum Covid-19. Tahun ini malah dikurangi lagi, malah dikurangi sepertiga, tinggal lima ratus juta sama dengan tidak ada niat pemerintah membantu Pramuka,” kesal putra mantan Bupati Kampar Almarhum H Azis Zaenal.

Ia menuturkan, saat ini kasus narkoba sedang marak-maraknya karena kepanduan kita kurang kuat. “Harusnya ini menjadi prioritas pemerintah. Ekonomi kita turun, otomatis dua yang meningkat, kriminalitas dan mencari cara lain,” ucapnya.

Menurut dia, dengan adanya dukungan pemerintah terhadap pramuka tentu itu juga akan melindungi masyarakat dan genarasi muda lebih mawas diri.

Ditambahkan Yuyun, bahwa ia telah menyampaikan keluhannya itu kepada Gubernur Riau, kata dia Gubernur telah merespon dengan baik. Selanjutnya dia juga berharap respon yang baik dari Bupati Kampar dan berharap anggaran untuk Pramuka Kampar dinaikkan dari tahun sebelumnya.

“Kalau dilihat secara tanggung jawab moral, kita punya anggota dua puluh lima ribu. Ada apa dengan kita ini, Padahal Pramuka ujung tombak untuk mempersiapkan generasi muda dan mitra kerja pemerintah,” pungkasnya.

 

 

Reporter: Amri

Comments

Pos terkait