Kunjungi NTB, Komisi III DPRD Riau Gali Informasi Konversi BPD ke Bank Syariah

  • Whatsapp
Kunjungan observasi Komisi III DPRD Riau di DPRD NTB.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, MATARAM – Komisi Ill DPRD Provinsi Riau mengadakan Kunjungan Observasi ke DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis (13/8). Di sana, Komisi III ingin mendapatkan informasi yang detail konversi sewaktu Bank NTB beralih menjadi Bank NTB Syariah.

Rombongan DPRD Riau dipimpin langsung oleh Ketua Husaimi Hamidi, didampingi oleh Wakil Ketua Karmila Sari, dan Sekretaris Komisi III, Eva Yuliana. Sejumlah anggota Komisi III seperti Syamsurizal, Sugeng Pranoto, Abu Khoiri, Ramos Teddy Sianturi, James Pasaribu, Sofyan Siroj‚ dan Abdul Wahab turut hadir dalam kunjungan itu, beserta Pimpinan Bank Riau Kepri (BRK).

Husaimi Hamidi memimpin rombongan Komisi III DPRD Riau

Rombongan disambut Ketua DPRD Provinsi NTB, Baiq Rupaeda‚ Ketua Komisi III Ridwan Hidayat, beserta anggota Komisi III DPRD NTB lainnya.

Menurut Husaimi Hamidi, kunjungan observasi itu dilakukan tak lepas dari rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengubah BRK dari semula berbentuk konvesional menjadi syariah.

“Untuk itu Komisi III yang bermitra dengan Biro Perekonomian mengadakan kunjungan ke DPRD Provinsi NTB dan BPD Bank NTB Syariah untuk mendapat informasi yang detail konversi sewaktu Bank NTB beralih menjadi Bank NTB Syariah,” ujar Ketua Komisi III DPRD Riau Husaimi Hamidi.

BPD Nusa Tenggara Barat atau disebut dengan Bank NTB Syariah adalah milik Pemprov NTB bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTB. Bank NTB Syariah didirikan dan mulai beroperasi pada tanggal 5 Jui 2018 berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) NTB Nomor : 06 Tahun 1963 tentang Pendirian tentang pendirian BPD NTB.

Komisi III DPRD Riau menggali informasi tentang peralihan BPD NTB menjadi bank syariah

Perubahan bentuk hukum BPD NTB dari perusahaan daerah menjadi perseroan terbatas (PT) BPD NTB tepat pada tanggal 30 April 1999 sesuai Perda NTB Nomor : 07 Tahun 1999 tentang Perubahan Badan Hukum menjadi Perseroan Terbatas.

Proses konversi membutuhkan waktu selama hampir 2 tahun untuk melahirkan Bank NTB Syariah, yaitu pada tanggal 24 September 2018 sesuai Keputusan Anggota Dewan Komisioner DJK Nomor : Kep-145/D. 03/2018 tentang Pemberian Izin Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Syariah dengan nama PT NTB Syariah.(ADV)

Comments

Pos terkait