Sikapi Bupati Agam Indra Catri dan Sekda Martias Wanto Tersangka, PH: Kami akan Berembuk Dulu

  • Whatsapp
Rianda Sepriasa, Penasehat Hukum Bupati Agam, Indra Catri dan Martias. (Harianhaluan.com)

HALUANRIAU.CO-Penasehat Hukum (PH) Indra Catri dan Sekda Martias Wanto telah menerima surat penetapan tersangka terhadap kliennya. Surat penetapan tersangka oleh Polda Sumbar, diterima pasca penetapan.

“Surat penetapan tersangka kami terima secara mendadak dan yang bersangkutan (Indra Catri) belum sempat melihat surat penetapan tersebut,” terang Rianda Sepriasa sebagai Penasehat Hukum (PH) Indra Catri dan Sekda Martias Wanto saat dihubungi awak wartawan, Selasa (11/8/2020).

Bacaan Lainnya

Surat penetapan tersangka itu, kata dia, hanya baru diperlihatkan kepada Sekda Martias Wanto. Sedangkan Indra Catri saat ini sedang berada di Jakarta dan belum sempat melihat surat penetapan tersangka terhadap dirinya.

“Belum ada menentukan sikap terhadap surat tersebut. Tentu kami akan berembuk terlebih dahulu, karena Pak Indra Catri saat ini masih di Jakarta,” terangnya.

Ditambahkannya, penetapan tersangka terhadap Indra Catri hingga saat masih menjadi tanda tanya. Karena pihaknya saat ini belum mengetahui dua alat bukti yang menjadi dasar ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami memang telah menerima surat penetapan tersangka, tapi kami belum tahu hingga kini, dua alat bukti atau lebih yang menjadi dasar dalam penetapan itu,” tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Polda Sumbar menetapkan Indra Cari dan Matthias Wanto sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik anggota DPR RI, Mulyadi. Penetapan tersangka ini setelah memeriksan 18 saksi dan gelar perkara di Bareskrim Mabes Polri, Jumat (7/8/2020) kemarin.

Hal inilah yang menjadi dasar bagi Polda Sumbar menerbitkan surat dengan no tap/33/VII/Reg 2.5/2020/Ditreskrimsus tanggal 10 Agustus 2020 yang menerangkan penetapan tersangka Indra Catri dan Marthias Wanto.(*)

Sumber: Harian Haluan.Com (Haluan Media Group)

Comments

Pos terkait