BUMDes Bina Rakyat Desa Simpang Raya Sukses Kembangkan Unit Usaha

  • Whatsapp
BUMDes Bina Rakyat Desa Simpang Raya Sukses Kembangkan Unit Usaha.

HALUANRIAU.CO,TELUK KUANTAN-Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ‘Bina Rakyat’ Desa Simpang Raya Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuansing, menjadi salah satu BUMDes yang berhasil mengembangkan usahanya.

Hal itu dibuktikan meningkatnya modal yang awalnya sekitar Rp500 juta, dalam kurun lima tahun terakhir modal usaha yang dikelola BUMDes tersebut menjadi sekitar Rp 6 miliar. Semua itu tentu atas kerja keras pengelola dan pemerintah Desa setempat.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Simpang Raya Amran Mangunsong kepada media ini dikantornya, Senin (10/8), mengatakan BUMDes ‘Bina Rakyat’ adalah badan usaha milik desa yang dikelola secara independen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kami bersyukur dari tahun ke tahun BUMDes Bina Rakyat ini terus berkembang dengan baik. Berbagai macam potensi desa yang dikelola oleh BUMDes berhasil menyokong kegiatan perekonomian masyarakat,” kata Kades.

Sementara itu, Direktur BUMDes ‘Bina Rakyat’ Purwanto didampingi wakil Direktur Sumarno, mengatakan BUMDes yang berdiri pada tahun 2015 ini mengawali usahanya dari modal bantuan yang dikucurkan Pemprov Riau senilai Rp500 juta untuk Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP).

Ditambahkan Purwanto, berjalannya waktu dengan semangat yang tinggi pengurus BUMDes dan pemerintah Desa, serta dukungan segenap warga, secara bertahap sejumlah usaha dirintis yang dijalankan makin berkembang dan menghasilkan laba.

“Sebagai lembaga komersial, BUMDes telah memberi ruang secara luas kepada masyarakat desa untuk meningkatkan penghasilan dan menciptakan lapangan pekerjaan di desa simpang raya ini,” ujar Purwanto.

“Selain usaha simpan pinjam, saat ini BUMDes ‘Bina Rakyat’ juga memiliki sejumlah unit usaha lainnya seperti, mini market, toko bangunan, jasa perkreditan dan usaha penggemukan sapi. Alhamdulillah, dari pengelolaan semua unit usaha itu tahun lalu kami berhasil membukukan laba sebesar Rp350 juta.”pungkasnya.

Reporter: Hendra

Comments

Pos terkait