Pelaku Curanmor dan Penadah Motor Curian, Berhasil Ditangkap Polsek Tapung Hulu

  • Whatsapp
Pelaku Curanmor dan Penadah Motor Curian Diamankan Polsek Tapung Hulu

HALUANRIAU.COM, TAPUNG HULU – Kepolisian Sekto (Polsek) Tapung Hulu menangkap seorang pelaku curanmor dan seorang penadah sepeda motor curian. Kedua pelaku itu ditangkap pihak kepolisian di lokasi yang berbeda.

Kedua tersangka yang diamankan aparat Kepolisian itu adalah DS alias PI (30) warga Desa Rimba Jaya Tapung Hulu yang berperan sebagai pelaku pencurian dan LE alias BD (47) warga Desa Danau Lancang Tapung Hulu penadah motor curian.

Kapolsek Tapung Hulu AKP Try Widyanto Fauzal SIK, MSi saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan 2 tersangka terkait kasus curanmor tersebut, pengungkapan kasus itu kata try merupakan hasil kerja sama Polsek Tapung Hulu dan Polsek Tapung.

“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerjasama Unit Reskrim Polsek Tapung Hulu dengan Unit Reskrim Polsek Tapung,” kata AKP Try Widyanto Fauzal, Rabu (5/8/2020).

Tri menuturkan, peristiwa itu berawal pada Jumat (8/11/2019) sekira pukul 10.00 WIB, saat itu Dailami (korban) berangkat dari rumahnya di Desa Kasikan untuk menjala ikan di Sungai Terantam.

Sesampainya di sungai korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat yang dibawanya tidak jauh dari lokasinya menjala ikan.

Tiba-tiba kata Try, korban melihat 2 orang melarikan sepeda motornya dan ia langsung berteriak minta tolong. Mendengar teriakan korban, ada warga yang merespon dan melihat serta mengenali salahsatu pelaku yang membawa kabur sepeda motor tersebut, atas kejadian itu korban mengalami kerugian senilai Rp 11 juta.

” Kemudian, Dailami (korban) warga Desa Kasikan Tapung Hulu, melapor ke Polsek Tapung Hulu pada 8 November 2019 lalu. Bahwa korban telah kehilangan sepeda motor Honda Beat Stret warna putih Nopol BM-6121-ZX,” ujar mantan Kaur Bin Ops Satlantas Satlantas Polres Kampar itu.

Try menjelaskan, setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan keterangan saksi-saksi dan alat bukti lainnya, diketahui pelakunya adalah PB (masih DPO) bersama DS alias PI.

Kemudian pada Minggu (2/8) sekitar pukul 21.00 WIB. Ia mendapat informasi dari Jajaran Polsek Tapung tentang keberadaan salahsatu pelaku. Menindaklanjuti informasi itu ia perintahkan Kanit Reskrim Ipda Irwandy H. Turnip SH beserta anggota Opsnalnya, melakukan penyelidikan terhadap keberadaan terduga pelaku DS alias PI secara bersama dengan personil Polsek Tapung.

Setibanya di lokasi kata Kapolsek Tapung Hulu itu, tim gabungan dari dua polsek tersebut melihat tersangka DS alias PI berada di warung milik Zendrato di Desa Sukaramai, ia terlihat bersama Kelik yang diketahui pelaku curanmor dengan TKP wilayah hukum Polsek Tapung.

Kemudian dilakukan penangkapan terhadap DS dan Kelik, setelah diinterogasi DS mengaku telah mencuri sepeda motor Honda Beat Stret warna putih Nopol BM-6121-ZX pada bulan November 2019 lalu di Desa Kasikan, Tapung Hulu.

Kemudian dilakukan pengembangan dan didapat informasi, bahwa Sepeda Motor hasil curian tersebut telah dijual pelaku seharga Rp 3 juta kepada tersangka LE alias BD yang beralamat di Dusun V Mandau Desa Danau Lancang.

Tanpa buang waktu Tim segera berangkat ke rumah tersangka LE alias BD dan petugas berhasil mengamankannya, LE mengakui telah membeli sepeda motor tersebut dan menjualnya kembali kepada Haidir (DPO) yang saat ini masih dalam pengejaran.

“Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Polsek Tapung Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tersangka akan dijerat dengan pasal 363 junto pasal 480 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun,” pungkasnya. (Amri)

Comments

Pos terkait