Hitungan Jam Pelaku Curanmor Diringkus Polisi, Saat Hendak Menjual Motor Curiannya

  • Whatsapp
Pelaku curanmor JU alias KL (44) dan FA alias FJ (27). Tertunduk lesu saat diamakan di Mapolsek Tapung.

HALUANRIAU.CO, TAPUNG – Hanya berselang beberapa jam pelaku curanmor berhasil diringkus polisi. Kedua spesial kunci T itu diringkus polisi saat hendak menjual motor curiannya di wilayah Desa Suka Ramai, Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Kedua tersangka kasus curanmor yang diringkus pihak kepolisian adalah JU alias KL (44) warga Desa Pahitan Dalam Kecamatan Tapung Hulu, dan FA alias FJ (27) warga Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu, Kampar.

Kapolsek Tapung Kompol Sumarno saat dikonfirmasi mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/8) sekira pukul 15.30 WIB. Saat itu korban Sutikno warga Desa Sei Agung Kecamatan Tapung berangkat ke kebun, menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BH-3692-CV untuk menggembalakan ternak kambingnya.

“Sutikno memarkir sepeda motor di samping pondoknya, setelah itu ia menggembalakan kambingnya sejauh 1 Km dari lokasi pondok tersebut. Saat kembali sekira pukul 17.00 WIB dirinya tak melihat lagi motornya yang diparkir disamping pondok tadi,” kata Kapolsek Tapung Kompol Sumarno, Senin (3/8/2020).

“Korban berusaha mencari sepeda motor miliknya tersebut disekitar lokasi namun tidak menemukannya. Atas kejadian itu korban lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek,” ujar Sumarno menambahkan.

Sumarno mengatakan, tidak berapa lama setelah menerima laporan dari korban, unit Reskrim Polsek Tapung mendapat informasi bahwa ada seorang pria inisial KL yang menawarkan sepeda motor Honda Beat kepada seseorang dengan harga Rp 3 juta, diketahui juga bahwa pelaku akan bertransaksi di KM 65 Desa Sukaramai Kecamatan Tapung Hulu.

Atas informasi itu ia langsung perintahkan Tim Opsnal Polsek mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Sekira pukul 20.30 WIB kata Sumarno petugas tiba dilokasi dan berhasil mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti.

Dari hasil interogasi sebut dia, tersangka mengakui bahwa sepeda motor yang akan dijual itu merupakan motor yang dicuri di Desa Sei Agung beberapa jam sebelumnya.

“Kedua tersangka beserta barang bukti 1 unit Sepeda Motor merk Honda Beat warna Hitam dengan Nomor Polisi BM-3466-ZAA, dan 1 unit Sepeda Motor merk Honda Beat Warna Merah Putih tanpa plat nomor telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut”, terang Sumarno.

Sumarno menambahkan dari hasil pengujian urine terhadap tersangka, keduanya positif Methamphetamine yang mengindikasikan bahwa mereka juga sebagai pengguna narkoba, “kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun,” tegasnya.

 

 

 

Reporter: Amri

Comments

Pos terkait