Ditipu Bandar Sabu Jaringan Lapas Pekanbaru, Feri Todongkan Senpi ke Kurir

  • Whatsapp
Kapolsek Limapuluh Kompol Sanny Hadityo mengangkat senjata api yang digunakan FR saat mengancam kurir dan Kanit Reskrim Polsek Limapuluh Iptu Zulfikrianto mengangkat barang bukti berupa tawas.

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pria berinisial FR alias Feri (47) terpaksa berurusan dengan polisi, ditangkap lantaran menodongkan senjata api (Senpi) kepada kurir narkoba.

FR memesan narkoba jenis sabu seberat satu garis seharga Rp 5 Juta yang dipesannya melalui seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru.

Pesanannya itu, diantarkan kurir narkoba inisial D yang kini buron. Ternyata dia ditipu. Bukan sabu yang diterimanya melainkan tawas.

Kesal akan hal itu, FR langsung mencari kurir tersebut dan mengancam menggunakan senjata api rakitan. Namun, aksinya ini kepergok polisi.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Limapuluh Kompol Sanny Hadityo menyebut FR ditangkap tanpa perlawanan.

Lalu petugas melakukan penggeledahan di rumah FR, dan menemukan senjata api jenis Revolver rakitan, dilengkapi dengan 3 peluru aktif.

“Setelah kita introgasi di pelaku ini, dia membawa senjata itu untuk mencari kurir sabu dari jaringan lapas tempat dia membeli sabu,” kata Sanny saat ekpos di Mapolsek Limapuluh, Selasa (28/7).

Hasil penggeledahan, didapati sejumlah barang bukti berupa plastik bening yang digunakan untuk mengemas sabu eceran.

“Jadi dia ini adalah pengedar narkoba. Dia mengaku sengaja membeli senpi itu untuk melindungi diri, karena dia penjual narkoba jadi butuh senjata api untuk melindungi diri,” tutup Sany.

Sementara itu, Humas Lapas Kelas IIA Pekanbaru Koko menanggapi bahwa dirinya belum mengetahui pasti terkait adanya temuan kasus tersebut.

“Kayaknya masalah yang ini saya baru tau ni, saya cari dulu informasi nya, nanti saya konfirmasikan lagi,” kata Koko saat dikonfirmasi, Rabu (29/7).

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait