PT Hutama Karya Komit Bantu Warga Sekitar Proyek Jalan Tol

  • Whatsapp
Penyaluran bantuan berupa APD kepada tenaga medis di Kampar. (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, BANGKINANG – PT Hutama Karya (Persero) menegaskan komitmennya membantu warga sekitar pembangunan proyek Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Hal ini merupakan bentuk kepedulian korporasi melalui aksi HK Peduli Sesama.

Selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendapat amanah penugasan pembangunan dan pengelolaan JTTS sepanjang kurang lebih 3.600 kilometer dari pemerintah, PT HK selalu memperhatikan sosial kemasyarakatan, lingkungan dan kepentingan daerah.

“Kita berkomitmen membantu masyarakat sekitar pembangunan JTTS dan kita selalu memperhatikan sosial kemasyarakatan, lingkungan dan kepentingan daerah. Apalagi di tengah pandaemi Covid-19 saat ini,” ujar Manager PT HKI Razi kepada haluanriau.co, Selasa (21/7).

Adapun sebagian sumber bantuan itu, kata dia berasal dari program kesediaan bagi tiap karyawan HK yang menyisihkan sebagian gajinya setiap bulan untuk dibagikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Razi mengatakan, pihaknya selama pandemi Covid-19 juga turut membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Selain itu pihak juga turut menyalurkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) ke pihak Medis

“Selama pandemi corona kita juga menyaluran bantuan logistik medis untuk penanganan Covid-19 kepada RSUD Bangkinang dan berbagai puskesmas. Selama bulan puasa, juga membagikan 2.650 paket sembako kepada 13 desa yang berada pada trase Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang,” sebut Razi.

“Pada Juli, kita juga memberikan bantuan dana senilai Rp750 ribu tiap KK, sebanyak 335 Kepala Keluarga yang ekonominya terdampak Covid-19. Pada Januari 2020, bertempat di RM Abbas Kualu Nenas, kita memberikan santunan kepada anak yatim piatu dari panti asuhan sekitar dalam rangka memulai pekerjaan,” sambung dia.

Lanjut dia, dalam pelaksanaan konstruksi, HK juga tidak lupa meningkatkan kondisi jalan warga setempat. Seperti, jalan yang rusak diperbaiki dan juga pihaknya melakukan pelebaran jalan. Biasanya hanya bisa dilewati mobil kecil, kini bisa dilewati mobil Colt Diesel.

“Jalan yang rusak kita perbaiki, jalan yang lebarnya hanya 3 meter, bahkan kurang dari itu kita lakukan pelebaran menjadi 5 meter. Selama ini mobil kecil saja susah lewat, sekarang sudah bisa selisih jalan. Bahkan mobil Colt Dieselpun sudah bisa lewat. Saat ini manfaatnya begitu terasa bagi warga dalam mengangkut hasil kebunnya,” imbuhnya.

Menurut Razi, saat ini banyak bermunculan warung sederhana milik warga di lokasi proyek. Artinya, terciptanya usaha baru bagi warga sekitar. Dia juga mengatakan bahwa untuk pekerja HK saat ini 50 persen adalah putra daerah atau warga masyarakat Kampar.

Penulis : Amri
Editor : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait