Sehari Tak Pulang, Bocah SD di Perawang Ditemukan Tewas Mengenaskan dengan Luka di Leher

Kapolsek Tualang AKP Faizal Ramzani beserta personil TNI saat meng evakuasi Korban

HALUANRIAU.CO, PERAWANG –  Warga Perawang dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat bocah berusia 8 tahun, di areal perkebunan warga Kampung Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak Riau Jumat (17/7) pagi.

Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Tualang AKP Faizal Ramzani SIK mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Bacaan Lainnya

“Kita masih lakukan penyelidikan. Mohon bersabar, semoga cepat terungkap,” ujar Kapolsek Tualang AKP Faizal Ramzani SIK, Jumat (17/7/2020) pagi.

Bocah malang bernama Aprilianus Giawa ditemukan tidak bernyawa oleh ayahnya di areal perkebunan warga di Kampung Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Jumat (17/7/2020) sekira pukul 07:00 WIB.

Yang mana korban sudah tidak pulang kerumah sejak sehari yang lalu ujar orang tua korban pada awak media.

“Hasil olah TKP petugas dilapangan di tubuh korban terdapat luka menganga di bagian leher, di duga akibat benturan benda tumpul”,ujar Kapolsek.

Untuk posisi korban ditemukan tersangkut di pohon akasia kecil, beber Faizal.

Dari hasil wawancara dengan ayah korban, Folo’e Giawa, anak paling bungsu dari lima bersaudara itu ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.

“Tega dia bunuh anakku. Kalau dia dendam dengan aku, biar aku saja dibunuhnya,” kata Folo’e didampingi masyarakat setempat yang menyatakan kedukaannya terhadap keluarga korban.

Masyarakat setempat mengungkapkan, pelaku adalah orang terdekat korban.

“Kami sudah tahu pelakunya. Dia sering di rumah bapak itu. Karena sempat nginap di situ. Kami dukung Polisi agar memberikan tindakan atas kebiadaban pembunuhan anak itu,” ujar warga.(*)

Reporter: Dolly Sandro

Comments

Pos terkait