Komplotan Pemalsuan Administrasi Kependudukan Diringkus, Kapolsek Tampan: Satu Pelaku Wanita

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Komplotan pemalsuan adminstrasi kependudukan yang beraksi di Kota Pekanbaru berhasil diungkap Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan, Kota Pekanbaru, Riau.

Komplotan tersebut beranggotakan empat orang pelaku, satu pelaku di antaranya perempuan. Masing-masing pelaku mempunyai peran tersendiri. Keempat pelaku adalah, YIS alias Yora (39), RK alias Wawan (25), ASH alias Agus (33), dan A alias Asri (43).

Bacaan Lainnya

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Tampan Hotmartua Ambarita bahwa pelaku iming-imingi korban dengan proses penertiban administrasi kependudukan dengan cepat.

“Korban waktu itu hendak membuat E-KTP, pelaku inisial YIS (39) mengatakan kalau dia bisa menguruskannya dalam waktu tempo satu hari saja,” jawab Ambarita, Rabu (15/7/2020).

Tergiur akan omongan itu, pelaku meminta uang sebesar Rp1,5 juta. Korban pun menyepakati, namun baru membayar Rp1 juta, sedangkan sisanya dibayarkan setelah E-KTP diterima korban.

“Korban dijanjikan penerbitan hari itu juga selesai, dan mereka menyepakati untuk bertemu malam itu sekira pukul 22.00 WIB. Pelaku menyerahkan E-KTP-nya dan korban membayarkan uang sisanya,” sambung Ambarita lagi.

Ternyata, korban curiga akan gerak-gerik dari pelaku. Ia pun melaporkan apa yang dialami ke kepolisian. Dan pengintaian dilakukan saat pelaku dan korban bertemu sesuai dengan janjinya.

“Pelaku berhasil kita tangkap pada saat itu, pelaku pertama yang ditangkap kita lakukan pengembangan hingga berhasil menangkap komplotannya itu,” tukasnya.

Berdasarkan keterangan pelaku, komplotannya sudah berhasil mencetak beberapa E-KTP. Para korbannya menggunakan E-KTP palsu itu untuk syarat pengambilan rumah atau perumahan.

“Sudah beredar dan digunakan di sekitar wilayah hukum Kampar, ada yang untuk kredit rumah, pencairan kredit, peminjaman uang di bank,” singkatnya.

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait