SK Caretaker Kepengurusan MPC Pemuda Pancasila Rokan Hulu Diminta Ditinjau Ulang

  • Whatsapp
Juru Bicara 8 PAC Pemuda Pancasila Rokan Hulu, Dedi Syahputra.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Delapan Pimpinan Anak Cabang (PAC) menolak Surat Keputusan (SK) Carateker Kepengurusan Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Rokan Hulu (Rohul). Mereka meminta agar SK tersebut ditinjau ulang.

Delapan PAC itu adalah Pagaran Tapah, Kabun, Tambusai, Rambah, Bonai Darussalam, Rambah Hilir, Pandalian IV Koto, dan Rokan IV Koto.

“Dalam kesempatan ini kami juga ingin menyampaikan terima kasih kepada Ketua MPW PP Riau yang telah membekukan kepengurusan Saudara Raynaldi. Itu selaras dengan harapan yang telah kami sampaikan dalam bentuk mosi tidak percaya beberapa waktu yang lalu,” ujar Juru Bicara 8 PAC tersebut, Dedi Syahputra, Kamis (9/7).

Dikatakan Dedi, penolakan itu dikarenakan adanya polemik yang membuat MPC PP Rohul beberapa tahun ini seperti kapal kosong. Dengan situasi ini, Dedi beranggapan, pihaknya memiliki wadah tetapi tidak bisa dijadikan tempat bernaung.

”Hal ini berawal dari polemik pemilihan Ketua (MPC PP Rohul) berlanjut dengan tabrak menabrak AD/ART, diakhiri dengan perilaku tipu menipu,” jelas Dedi.

Perjuangan ini, sebut Dedi, karena pihaknya ingin agar regenerasi PP di Rohul semakin mantap ke depannya. Kemudian, pihaknya menginginkan peningkatan level percerdasan di era demokrasi saat ini.

”Kami berharap ke depannya pola-pola negatif yang yang telah terjadi selama ini di Rokan Hulu bisa berjalan dengan baik. Sebagai anggota PP khususnya PP Rohul, saat ini merasakan upaya-upaya kami dalam mengembangkan organisasi dan berkarya menjadi terhambat,” lanjut dia.

Adapun yang menjadi pertimbangan 8 PAC mengajukan peninjauan kembali SK Caretaker Kepengurusan MPC PP Rohul, adalah :

1. Saudara Resmon Sagala merupakan Korcab Pemuda Pancasila di masa kepemimpinan Renaldi dan dianggap tidak memiliki tanggung jawab dan tidak mampu untuk menyatukan keberagaman Pemuda Pancasila di Rokan Hulu.

2. Beberapa anggota yang ada di SK caretaker saat ini merupakan anggota MPC Renaldi dan adalah pihak yang dianggap harus bertanggung jawab dengan pelanggaran AD/ART yang terjadi selama kepengurusan Reynaldi

Dedi menambahkan Raynaldi merupakan kader dari Resmon Sagala. ”Latar belakang Raynaldi adalah Wadan Koti Resmon. Seharusnya Saudara Resmon harus jeli merekomendasikan kader yang akan menjabat sebagai Ketua MPC,” sebut Dedi.

“Kami selaku Pengurus PAC berharap hal serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari terjadi di Rokan Hulu. Identitas asli mantan Ketua MPC Raynaldi tidak jelas, siapa nama aslinya, latar belakangnya dan sebagainya,” sambungnya.

Atas situasi tersebut, Dedi berharap, agar Ketua MPW PP Provinsi Riau dapat mengabulkan permohonan mereka.

”Semoga Ketua MPW PP Provinsi Riau dapat mengabulkan permohonan peninjauan kembali SK Caretaker dengan menunjuk kader terbaik untuk menjadi Ketua Caretaker MPC PP di Kabupaten Rokan Hulu,” harapnya menutup.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait