Inkrah, Kejari Inhu Eksekusi 16 Napi ke Rutan Rengat

  • Whatsapp
Sebelum dieksekusi ke Rutan Rengat, para napi harus menjalani rapid test.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, RENGAT – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) mengeksekusi 16 narapidana ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat, Senin (29/6). Sebelumnya, belasan pesakitan itu ditahan di sejumlah sel tahanan kantor Kepolisian di kabupaten tersebut.

“Sebelumnya dipindahkan, semua narapidana menjalani rapid test. Hasilnya nonreaktif,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Inhu, Hayin Suhikto melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Bambang Dwi Saputra, Senin malam.

Dikatakan Bambang, pemindahan tahanan itu dilakukan setelah adanya surat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI yang menyebutkan pihak lapas/rutan bersedia menerima tahanan yang sebelumnya ditahan di sel tahanan kantor Kepolisian karena Covid-19. Surat itu diketahui bernomor : PAS-PK.01.01.01-679, tanggal 20 Mei 2020 lalu.

Mengingat status perkara telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah, proses eksekusi pun dilakukan. “Para napi itu divonis bersalah karena melakukan sejumlah tindak pidana,” lanjut Bambang.

Dirincikannya, ada 10 tahanan yang sebelumnya dititipkan di sel tahanan Polres Inhu, Polsek Peranap 1 orang, Polsek Rengat Barat 1 orang, dan Polsek Kuala Cenaku 2 orang. Lalu, Polsek Kelayang 1 orang dan Polsek Seberida 1 orang.

“Rapid rest dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhu,” sebut dia.

“Pelaksanaan rapid test dan eksekusi tetap mempedomani protokol kesehatan dan tetap menjaga physical distancing antar narapidana,” sambungnya.

Diyakininya, proses pemindahan itu akan terus dilakukan mengingat masih banyaknya tahanan yang masih berada di sel tahanan Kepolisian, dan perkaranya belum inkrah.

“Kita mengimbau, selama di rutan, para napi ini tetap menjadi kesehatan dengan mengikuti protokol kesehatan,” pungkas Kasi Intelijen Kejari Inhu, Bambang DS.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait