Susun Metode Pembelajaran, Zul Ikram: Zona Hijau Rohil Tatap Muka Sesuai Aturan Gugus Tugas

  • Whatsapp
Zul Ikram

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Dinas Pendidikan Provinsi Riau, telah menyiapkan standar proses belajar mengajar, bagi peserta didik pada tahun ajaran 2020/2021, sesuai dengan rekomendasi dari Gugus tugas Covid-19, dan KementErian Pendidikan dan Kebudayaan, pada masa pandemi covid-19 yang masih mewabah di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Riau.

“Kita sedang merancang metode pembelajaran pada tahun ajaran baru tahun ini. Insya Allah sesuai dengan arahan Kemendikbud, berkemungkinan proses belajar mengajar tetap dilaksanakan, dengan sistem pembelajran sesuai dengan zona melaksanakan pelajaran,” ujar Kadisdik Riau, Zul Ikram, Minggu (27/6).

“Berkemungkinan proses pembelajaran berbasis tahun ini menggunakan virtual. Dan kita sudah menyampaikan kepada satuan pendidikan, dengan mengingatkan kawan-kawan guru ketika dilakukan pembelajaran secara virtual, dilakukan seleksi dan evalausi pemantauan secara tepat sasaran kepada peserta didik,” jelas Zul Ikram lagi.

Dijelaskannya, untuk di Provinsi Riau sendiri, dari 12 Kabupaten Kota, hanya Kabupaten Rokan Hilir yang masuk dalam zona hijau. Dan bagi daerah yang masuk sona hijau, tim dari Disdik telah menyiapkan metode pembelajaran terhadap Rohil, dengan melaksanakan pembelajaran sesuai arahan Kemendikbud.

“Rokan Hilir, masih dalam zona hijau, tim pembelajaran disdik sudah melaksanakam beberapa rancangan model pembelajaran yang dimungkinkan untuk dapat dilakukan di zona hijau. Rancangan pemebalajara secara teknis tetap mengacu pada standar rekomendasi dari tim gugus,” jelasnya.

“Maka mulai standar pembelajaran di sekolah, sampai pelayanan tenaga guru dan tenaga kependidikan, sampai standar sarana dan prarasna sampai pulang. Termasuk sift anak pulang dan bentuk kurikulum, akan menyampaikan kepada kepala sekolah pola pembelajaran secara tatap muka. Menyiapkan disign melalui disdik akan melakuakn kajian secara continiu,” jelasnya lagi.

Lebih jauh dikatakan, Kadisdik, beberapa minggu lalu pihaknya telah melaksanakan pendaftaran peserta didik baru. Dan dilingkungan dinas dapat dilakukan secara bersama dan berjalan sengan baik apa yang menjadi tugas dan kewajiban. Tahun ini murni jenjang PPDB secara online.

“PPDB sudah dilakukan standar covid, namun dibeberapa titik masih ada juga kabupaten kota, terutama didaerah Pesisir barangkali dapat dilakukan dengan kombinasi sistem ada yang online dan satuan pendidikan. Yang jelas bagaimana kita mengurangi intensitas tatap muka dengan panitia,” katanya.

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait