Tak Kantongi IMB, Satpol PP Siak akan Tindak Tegas Kilang Padi di Temusai

  • Whatsapp
Dilokasi pembagunan perumahan dan perkantoran juga tidak ada plang perusahaan atau UD.Siak Subur Sejahtera. (Masgin)

HALUANRIAU.CO,SIAK- Usaha Dagang (UD) Siak Subur Sejahtera yang bergerak dalam usaha penggilingan padi, yang terletak di Dusun II, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau sampai saat ini belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Hal itu diketahui dari penjelasan pihak Dinas PU Tarukim Nando Angga Ariano, Bagian Perizinan Tataruang dan Ciptakarya Kabupaten Siak. Menurutnya, sampai sejauh ini pihaknya baru menerima gambar dari bentuk bangunan itu. Butuh waktu lama untuk bisa sampai IMB dikeluarkan. Banyak yang harus dilengkapi dari persyaratan yang ada.

”Saat ini kami menunggu persyaratan dilengkapi. Tiba tiba mereka sudah memulai pembangunan. Hal itu merupakan pelanggaran dan menjadi ranahnya Satpol PP untuk menghentikannya,” katanya kepada awak media.

Kepala BPMP2T Kabupaten Siak Harianto ketika dikonfermasi melalui telpon selulernya terkait pembangunan kilang padi UD.Siak Subur Sejahtera yang berada di Kampung Temusai , Kecamatan Bungaraya dirinya tidak mengetahui, dan untuk jelasnya meminta awak media untuk menghubungi Kabidnya

“Setahu saya mengenai ud kilang padi di daerah itu selama ini belum ada laporannya,nanti saya cek dulu kelapangan, atau biar lebih jelas lagi nanti hubungi Kabid saya ya, nanti saya kirim nomer hpnya,”ungkap Harianto kepada HaluanRiau.co, Selasa (04/05/2020).

Setelah beberapa menit kemudian, Kepala Bidang Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Siak Teguh Santoso ketika dikonfermasi mengatakan bahwa, untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kilang padi yang berada di Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya selama ini mamang belum ada.

“UD.Siak Subur Sejahtera yang berada di Kampung Temusai, Bungaraya belum mengurus IMB, dan selama ini saya tidak tahu sama sekali. Untuk pengurusan IMB secara birokrasi nya, kekecamatan dulu, kan ada kasi trantib, lalu mereka turun dan melaporkan kesini ksp kabupaten,dan perusahaan ini disurati, jadi mereka surati perusahaan untuk mengurus izin nanti tembusannya kekita, itu cara pertama. Yang kedua, bisa juga langsung Satpol PP, itukan IMB Perda,jadi Satpol PP bisa menertibkan perda IMB. Yang jelas untuk penertiban IMB, pihak Satpol PP lah yang mempunyai kewenangan,” jelasnya.

” Memang menurut prosedur, mengurus izin dulu baru bangunan didirikan,bukan malah sebaliknya, dan ini tentu suatu pelanggaran yang harus ditertibkan,”imbuhnya.

Kepala Satuan (KASAT) Polisi Pamong Praja Kabupaten Siak Kaharuddin melalui Kepala Bidang (Kabid) Penindakan dan Perundang-undangan Daerah Subandi ketika di hubungin HaluanRiau.co mengatakan, pihaknya baru mendapat laporan bahwa ada perusahaan kilang padi yang dibangun di Kampung Temusai,Kecamatan Bungaraya belum mengantongi IMB. Untuk itu,pihaknya akan segara mengecek kelokasi dan melakukan tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Rencana besok kami akan turun ke lokasi tempat berdirinya bangunan perumahan atau perkantoran kilang padi yang belum memiliki izin, dan aktifitasnya akan kami hentikan serta akan kita panggil pemilik kilang padinya,”pungkasnya dengan tegas.

Informasi yang dapat dirangkum dalam pantauan HaluanRiau.co dilapangan, areal pembangunan perumahan dan perkantoran kilang padi yang tak memiliki IMB ini seluas lebih kurang sekitar dua hetar, pengerjaan pembangunan kantor dan perumahan kariawan dilakukan hampir dua bulan lebih, bahkan di musim Covid-19, mereka masih bekerja untuk mendirikan bangunan tersebut hingga sampai sekarang.

Reporter: Sugianto

Comments

Pos terkait