Kisah Perjuangan Bocah 9 Tahun untuk Sembuh dari Covid-19

Ilustrasi pasien corona virus

HALUANRIAU.CO – Virus Corona menyerang siapa saja tanpa mengenal usia. Seperti yang dialami bocah 9 tahun di Surabaya.

Beruntung, sistem kekebalan tubuh anak cenderung lebih tinggi sehingga kebanyakan dari mereka yang terpapar Corona tidak memiliki gejala. Kemudian bisa lebih mudah untuk melawan virus COVID-19 yang ada di dalam tubuh.

Bacaan Lainnya

Seperti Sivia Rahayu Putri, bocah berusia 9 tahun asal Wonorejo Selatan, Surabaya yang sembuh dari COVID-19. Dia terpapar dari keluarganya di dalam rumah.

Saat mengetahui hasil swab-nya positif COVID-19, ia langsung diisolasi di Asrama Haji bersama neneknya selama tiga pekan. Saat itu ia tak merasakan gejala dan keluhan apa pun hingga pulang.

“Nggak ngerasain gejala apa-apa. Cuman pas dites kena COVID-19,” kata Sivia di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya, dikutip dari detik.com, Rabu (3/6/2020).

Sivia kemudian menceritakan keseharian dan upayanya saat menjalani isolasi di Asrama Haji, untuk sembuh atau mendapatkan hasil negatif. Selama tiga pekan ia berusaha tidak berpikir bahwa tubuhnya terpapar virus COVID-19.

Setiap hari, dia terus mengikuti arahan dan protokol kesehatan. Paling penting menurutnya, menjaga kebersihan dan tetap ceria agar imunitasnya tidak turun.

“Di sini disuruh makan, minum obat secukupnya, olahraga. Yang paling penting itu harus tetap ceria dan semangat, biar bisa pulang, nggak lama-lama di sini,” ceritanya.

Setiap pagi, dia juga selalu ikut senam bersama. Selain itu, Sivia juga sering membaca buku yang diberikan Pemkot Surabaya.

“Di sini dikasih buku, biasanya habis olahraga atau makan baca-baca buku yang ada ceritanya. Kalau main-main sama anak-anak cuman sebentar terus masuk kamar,” jelasnya.

Selama tiga pekan di Asrama Haji, dia tidak merasa bosan. Sebab, terdapat anak-anak lainnya yang dapat diajak main.

“Di sini nggak bosen, karena banyak temen dan bisa diajak bicara, diajak main,” tambah Sivia.

Setelah sembuh dan diperbolehkan pulang, Sivia mengaku ingin bertemu ayahnya di rumah dan kembali berkumpul. Dia juga ingin menyemangati ibunya yang masih dirawat di rumah sakit rujukan lain.

“Setelah sembuh mau pulang ketemu ayah. Di sini sama nenek doang, ibuku juga kena tapi diisolasi di rumah sakit lain. Pengen video call ibu supaya semangat untuk sembuh dan bisa berkumpul di rumah bersama,” pungkasnya. (*)

Sumber: Detik.com

Comments

Pos terkait