DPR Kesal Menteri Agama Putuskan Sepihak Pembatalan Haji 2020

  • Whatsapp
Kementrian Agama telah membatalkan keberangkatan calon jemaah haji tahun 200 mengingat pandemi Corona

HALUANRIAU.CO,JAKARTA – Komisi VIII DPR akan menolak permintaan Menag untuk membicarakan masalah pembatalan penyerlanggaran jamaah haji. Mereka kecewa terhadap sikap Menteri Agama yang dianggap secara sepihak memutuskan pembatalan haji 2020.

Anggota Komis VIII DPR Muhammad Fauzi mengatakan dia mendapat informasi Menteri Agama meminta ada forum dengan DPR pada Kamis besok. “Sepertinya banyak anggota komisi yang menolak permintaan itu,” kata Fauzi dikutip Republika.co.id, Rabu (4/6).

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, banyak anggota Komisi VIII DPR yang kecewa dengan keputusan pembatalan haji 2020, yang tidak dikoordinasidengan DPR. Padahal sesuai ketentuan UU, seharusnya setiap keputusan terkait haji harusnya dibicarakan dengan DPR.

Fauzi kemudian mempertanyakan adanya klaim bahwa keputusan tersebut sudah dibicarakan dengan DPR. Ia memastikan tidak ada pernah ada pembahasan soal keputusan tidak adanya haji di 2020.

Dijelaskannya, sebelumnya memang Komisi VIII DPR dengan Kementerian Agama memang membicarakan masalah haji. Dari pembicaraan itu ada dua alternatif yang muncul. Pertama, membatalkan haji, dan kedua, mengurangi jumlah jamaah. Tapi belum ada keputusan terkait dengan dua alternatif tersebut.

Pernyataan bahwa sudah ada pembicaraan dengan DPR, menurut Fauzi, justru memunculkan persoalan di Komisi VIII DPR. “Memunculkan saling curiga antar anggota komisi, bahwa ada yang diajak bicara dan tidak diajak bicara,” kata Fauzi. Dengan kondisi ini, lanjutnya, akan banyak anggota yang menolak ajakan melakukan pertemuan besok.

Fauzi menjelaskan sebenarnya pembatalan haji 2020 tidak akan menimbulkan masalah kalau prosedurnya benar. “Hal yang benar menjadi salah kalau prosedurnya dilakukan dengan cara yang tidak benar,” ungkap dia.

Sumber: Republika.co.id

Comments

Pos terkait