Bersama Satpol PP Pekanbaru, DPRD Turut Ikuti Peninjauan Kesiapan Protokol Kesehatan Tempat Hiburan

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri bersama Kasatpol PP Pekanbaru meninjau ruangan disalah satu tempat hiburan malam, Selasa (2/6)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp) Kota Pekanbaru meninjau sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) yang mulai beroperasi pada malam ini, Selasa (2/6).

Peninjauan itu juga didampingi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, melihat persiapan protokol kesehatan yang diterapkan oleh pengelola dimasa penerapan New Normal.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri menyebut bahwa peninjauan kali ini membuktikan Pemrintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih tetap konsisten terhadap penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 19).

“Ingin memastikan kesiapan pelaku-pelaku usaha khususnya hiburan di Kota Pekanbaru untuk bisa melaksanakan protokol kesehatan khusus Covid-19 dan ini memang ada beberapa kita temukan kesiapannya belum maksimal, akan tetapi kita minta kepada pelaku usaha untuk segera menyiapkan sarana prasarana yang berkaitan dengan protokol kesehatan Covid-19,” Kata Azwendi.

Dengan adanya New Normal, jelas Azwendi, maka tidak ada aturan yang melarang untuk para pelaku usaha untuk beroperasi, sebab pemerintah saat ini berupaya bagaimana untuk menggerakkan ekonomi berangsur-angsur perlahan-lahan bergerak ke arah yang positif di tengah adanya wabah Covid-19.

“Akan tetapi kami berharap ada edukasi dari pemerintah, sudah diedukasi hari ini tentunya dari pelaku usaha memberikan edukasi juga kepada seluruh pengunjungnya supaya mereka memastikan bahwasanya pertama mereka sehat. Kita tetap akan pantau terus sejauh mana sosialisasi ini bisa berjalan dengan baik semoga ekonomi di kota Pekanbaru berangsur bergerak ke arah yang positif,” harap politisi Demokrat itu.

Diwaktu yang sama, Kepala Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono menjelaskan bahwa pihak usaha meminta untuk dilakukan pengecekan sebelum tempat usaha tersebut beroperasi.

“Kita pemerintah meyakinkan bahwa mereka melakukan protokol kesehatan, PSBB kita sudah diakhiri tanggal 28 Mei, sudah masanya kita menggerakkan ekonomi, untuk menggerakkan itu semua tempat usaha, semua tempat keramaian itu harus mematuhi protokol kesehatan, nah hari ini saya cek,” jawab Agus.

Terkait dengan sangsi yang diberikan jika pelaku usaha melanggar aturan, pihaknya akan menjerat dengan Peraturan Daerah (Perda) juga ditambah dengan Peraturan Walikota (Perwako) tertang New Normal.

“Seluruh usaha, mungkin tempat kantor, mungkin tempat bandara, pelabuhan, terminal, tempat mal, dan semuanya itu nanti ada namanya protokol kesehatan, mereka diwajibkan untuk mengajukan rekomendasi untuk buka dengan protokol kesehatan, kita cek baru boleh buka. Tentang peraturan walikota insya Allah hari ini mungkin bisa klir, karena hari ini sudah dibicarakan semuanya, mudah-mudahan nanti malam ada keputusan, sudah didiskusikan nanti malam dengan pak Gubernur,” tukasnya.

Reporter: Akmal

Comments

Pos terkait