Sebelum Beraksi, Pelaku Jambret di Rohil Sempat Pesta Narkoba

  • Whatsapp
Barang bukti narkoba yang ditemukan di rumah salah seorang pelaku.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, BAGANSIAPIAPI – Tiga pelaku dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) diringkus di Rokan Hilir (Rohil). Bahkan sebelum ditangkap, ketiganya dikabarkan sempat pesta narkoba, dan hasil jambret juga digunakan untuk membeli barang haram itu.

Adapun ketiga pelaku itu adalah RI, EN dan RD. Menurut pengakuannya, mereka telah melakukan aksi curas di empat lokasi di Kabupaten Rohil. Yakni di Jalan Merdeka Bagan Kota, Jalan Perwira Bagan, Jalan Gereja Bagan Barat, dan Jalan Mawar Bagan Kota.

“Dari aksi yang mereka lakukan, pelaku berhasil mengambil hp (handphone,red), dompet dan uang para korban,” ujar Kapolres Rohil, AKBP Nurhadi, Rabu (27/5).

Hasil jambretnya, juga digunakan untuk membeli narkoba

Dikatakan AKBP Nurhadi, pengungkapan itu dilakukan berdasarkan laporan korban yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP/54/V/2020/Riau/Polres Rohil/Sektor Bangko tertanggal 25 Mei 2020. Atas laporan itu, jajaran Polsek Bangko langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) tepatnya di Jalan Pahlawan Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko.

“Di sana, kita berhasil mengamankan pelaku berinisial RD berikut barang bukti berupa 1 unit handphone Samsung J7 dan sepeda motor jenis Honda Revo BM 6465 WU,” lanjut AKBP Nurhadi seraya mengatakan, pelaku sempat dihakimi massa yang kesal.

Keesokan harinya, pada Selasa (26/5) sekitar pukul 13.30 WIB, petugas melakukan pengembangan berdasarkan pengakuan tersangka RD yang menyatakan dirinya pernah melakukan jambret bersama EN.

“Tim Opsnal Polsek Bangko melakukan penangkapan pelaku EN. Dan dari pelaku EN, berkembang lagi pelaku lain atas nama RD. Adapun barang bukti yang disita, yakni handphone merek Oppo A73 warna hitam yang sudah dijual kepada pelaku IJ dengan harga Rp400 ribu,” kata dia.

Sementara terhadap IJ, berhasil melarikan diri saat hendak diringkus. Namun petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa dua bungkus plastik bening berisikan diduga narkotika jenis sabu seberat 35 gram, timbangan digital warna hitam, plastik bening kecil 20 buah, dan sendok yang terbuat dari pipet warna hijau.

“Dari hasil test urine terhadap ketiga pelaku dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Hal ini erat kaitannya dengan barang bukti yang kami temukan. Dari pengakuannya, para pelaku melakukan pesta narkoba sebelum beraksi dan uang hasil jambret juga mereka gunakan untuk narkoba,” pungkas AKBP Nurhadi.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait