Dapat Mosi dari 27 Anggota Dewan, Ini Tanggapan Hamdani

HALAUNRIAU.CO, PEKANBARU-Sebanyak 27 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru mengajukan Mosi Tak Percaya terhadap Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Jumat (18/5).

27 anggota legislatif itu terdiri dari lima fraksi yakni Fraksi Gerindra Plus, Fraksi Demokrat, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Hanura Nasdem dan Fraksi Golkar.

Bacaan Lainnya

Pernyataan itu disampaikan pada saat rapat paripurna hingga menghambat jalan nya sidang, lebih lagi surat pernyataan tersebut sudah ditandatangani dan diserahkan ke Badan Kehormatan (BK).

Menanggapi mosi yang dilayangkan pada dirinya, Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani, menilai itu hal yang biasa.

“Ini lembaga politik, ada unsur like and dislike. Bisa jadi karena kepentingan politik. Ini wajar saja, itu mungkin bagian dari mereka untuk menyampaikan pendapatnya,” kata Hamdani.

Kelima Fraksi tersebut juga meminta supaya Partai PKS untuk mengganti posisi Hamdani dari jabatan Ketua DPRD.

“Silahkan saja, tidak masalah. Untuk diketahui, yang bisa mengganti itu adalah, pertama meninggal dunia, mengundurkan diri, dan juga diganti oleh partai,” jawab nya menanggapi.

Disampaikannya lagi, ketika lima fraksi ini masuk ke domain partai, Hamdani pun menegaskan tidak akan tinggal diam, dia mengatakan akan menginventarisir siapa saja yang ikut menandatangani surat mosi tak percaya itu.

“Kalau kawan-kawan masuk ke domain partai, jangan salahkan saya nanti. Saya akan inventarisir siapa saja yang melakukan mosi tak percaya ini, kita lihat saja kedepannya,” tegas Hamdani.

Sebelumnya, lima fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru memilih walk out (WO) saat rapat paripurna berlangsung, Senin (18/5).

Sebab, 27 anggota legislatif bagian dari lima fraksi tersebut tak ingin rapat paripurna itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani.

Rapat sempat diskor beberapa kali, dan ketika hendak dibuka oleh pimpinan sidang untuk dilanjutkan, Anggota sidang Fathullah menyampaikan mosi tak percaya terhadap pimpinan sidang.

Sebanyak 27 anggota sidang itu keluar dari ruangan paripurna. Namun, rapat tetap berjalan dengan semestinya yang hanya diikuti oleh beberapa anggota dewan saja. (*)

Reporter : Akmal

Comments

Pos terkait