Suarakan Perbaikan Jalan yang Rusak, Malah Ini yang Didapat Anggota DPRD Inhu

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, RENGAT – Ketua Komisi II DPRD Inhu Dodi Irawan terus menyuarakan terkait kerusakan jalan Dwi Marta yang merupakan jalan penghubung utama Kecamatan Peranap dan Batang Peranap Kabupaten Indragiri Hulu.

Jalan tersebut hingga saat ini masih dalam kondisi yang sangat tidak.layak, apalagi saat hujan deras dan banjir, jalan akan tergerus air dan tidak bisa dilalui yang akibatkan akses keluar masuk Batang Peranap melalui jalan utama akan terputus.

Dodi bahkan membuat sebuah puisi sebagai keprihatinan atas kondisi jalan tersebut.

Ini sepenggalan Puisi yang dibuat pria lulusan S2 Jepang ini:

Resah Panjang untuk Tuan Presiden Jokowi Datuk Seri Setia Amanah Negara

Kong X kong
Aku Dodi Irawan
Wakil rakyat di DPRD Indragiri Hulu
Aku ingin mengadu

Tuan presiden!
Aku penyambung lidah rakyat
Yang tinggal di desa
Jauh dari hiruk-pikuk kota

Aku kini sedang termenung
Di jalan Dwi Marta Kecamatan l Peranap
Menuju Kecamatan  Batang Peranap
Indragiri Hulu Riau Indonesia

Kong X Kong
Di sana terdapat 9.460 jiwa
Yang bermukim di satu kecamatan
Di seberang tanah kami
Batang Peranap namanya…….
………

Selain itu dirinya juga memasang spanduk lebih kurang sepanjang 1,30 Meter untuk ditandatangani masyarakat yang mendukung untuk perbaikan jalan tersebut.

“Saya hanya ingin ada perhatian terhadap kondisi jalan Dwi Marta yang memang sangat memprihatinkan tersebut, tegas Dodi.

Sejauh ini menurutnya belum ada tanda tanda akan dilakukannya perbaikan dan penganggaran untuk jalan Dwi Marta.

Namun kritikan politisi PKB Inhu ini mendapatkan tanggapan yang sepertinya malah kurang melegakan dari Camat setempat.

Menindaklanjuti beredarnya video Dodi Irawan terkait rusaknya jalan Dwi Marta, Kelurahan Batu Rijal Hilir, Kecamatan Peranap, Kabupaten lndragiri Hulu (lnhu), Camat Peranap Umar S.Sos menggelar rapat pada Rabu (6/5/2020) lalu.

Rapat ini dilakukan bersama Kecamatan Batang Peranap, para Kepala Desa (Kades) di dua kecamatan, serta tokoh masyarakat.

Video pernyataan camat berdar di media sosial dimana dalam kesempatan itu Umar S. Sos mengatakan bahwa semakin beredar video yang mengkritisi pemerintah semakin tidak akan dibangun jalan tersebut.

“Apabila ada video atau puisi yang dikirimkan kemana-kemana tentang kerusakan, kejahatan makin tidak akan diperhatikan oleh pemerintah,’ ujarnya berapi-rapi.

Bahkan Umar mengibaratkan dengan mendiang sesuatu diatas api, berpuisi menyalahkan pemerintah maka apapun aspirasi akan dikesampingkan.

“Yang jelas ini rahasiannya mengapa jalan ini tidak diperhatikan, hal itu karena ucapan kita juga,” ujarnya lagi.

Penulis: EBP

Comments

Pos terkait