Wah, Iwan Fals Mulai Bertanya: Sampai Kapan Dirumah Saja?

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO,JAKARTA–Lama bungkam soal fenomena sosial, Iwan Fals mulai bersuara. Penyanyi legend yang punya nama asli Virgiawan Listanto itu bertanya tentang sampai kapan harus tetap di rumah saja.

Pertanyaan Iwan tersebut tentu sudah ada jawabannya, di rumahnya akan berakhir sampai pandemi corona ini berakhir pula. Namun dia juga tak bertanya kalau terusan di rumah saja rakyat mau makan apa?

Bacaan Lainnya

Iwan Fals lewat akun Twitter miliknya, Rabu (29/4) menulis tidak menyangka puasa Ramadan sudah memasuki hari ke-6.

Menurut pemusik yang dulu punya banyak penggemar itu perjalanan dari hari pertama puasa sampai sekarang seperti tidak terasa.

“Enggak berasa ya puasa sudah 6 hari,” tulis Iwan Fals lewat akun Twitter miliknya, Rabu (29/4).

Pria yang merayakan ulang tahun setiap tanggal 3 September itu kemudian membahas kondisi bulan puasa di tengah imbauan jaga jarak lantaran pandemi virus corona.

Iwan Fals bertanya sampai kapan masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah.

“Terus jaga jarak dan di rumahnya sampai kapan?,” sambungnya.

Iwan Fals juga menulis cuitan tentang sebuah pertanyaan yang menurutnya tidak selalu punya jawaban.

“Memang enggak semua pertanyaan selalu ada jawaban, walau ternyata enggak ada jawaban juga adalah jawaban itu sendiri, selamat berpuasa,” twit Iwan Fals berikutnya.

Sebelumnya, Iwan Fals mendapat komentar pedas dari netizen akibat cuitannya di Twitter ketika memberikan semangat kepada Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dalam menangani pandemi corona di Indonesia.

“Yang kuat ya pak, tetap gagah, pimpin bangsa ini keluar dari masalah,” tulis Iwan Fals di Twitternya pada Senin, 16 Maret 2020. Dalam cuitan tersebut, Iwan Fals juga mengunggah foto Jokowi dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

Namun seperti dilansir tempo.co, cuitan tersebut ternyata mendapatkan banyak komentar negatif dari netizen. Mereka berpendapat Iwan Fals saat ini sudah tidak seperti dahulu yang kritis dan menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia yang dikemas ke dalam lagu-lagunya.

“Tumben bang Iwan. Gak kritis, padahal gw korban lagu-lagu iwan sejak SMP tahun 1993,” tulis akun @adih_sukarno. “Kenapa bukan mendoakan rakyatnya? Semua ini akar permasalahannya dari mereka yang demi kepentingan menutup nutupi kebenaran. Kemana hati nurani abang yang lewat lagumu mampu menggugah akal sehat. Apakah pencipta syair sudah lupa dengan syairnya?” tulis akun @citraathifa.

 

Sumber: Fajar.co.id

Comments

Pos terkait