Mengulas Program Khusus UFO Pentagon dan Inggris

Ilustrasi (wired.com)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA —Departemen Pertahanan Amerika Serikat merilis sebuah video sebuah objek terbang yang digolongkan unidentified flying object (UFO). Video yang diabadikan oleh Angkatan Laut AS beberapa tahun silam itu kemudian menimbulkan kehebohan dan menimbulkan pro kontra publik soal keberadaan UFO.

Bagi AS, UFO bukan merupakan hal yang asing untuk direspon. Pasalnya, negara Paman Sam itu diketahui memiliki program rahasia untuk menyelidiki berbagai laporan tentang benda terbang yang tak dikenal.

Program UFO AS

AS sebelumnya dikabarkan memiliki program bernama Advanced Aerospace Threat Identification Program yang didirikan pada tahun 2007. Meski dibantah, program yang berada di bawah Departemen Pertahanan AS itu dijalankan oleh seorang pejabat intelijen militer, Luis Elizondo, di lantai lima Gedung Pentagon.

AATIP dikabarkan mendapat gelontoran anggaran sebesar US$22 juta untuk lima tahun. Namun, uang itu tidak terendus dalam laporan tahunan keuangan Dephan AS yang mencapai US$600 miliar.

Meski beredar di kalangan umum, Dephan AS masih membantah perihal keberadaan AATIP hingga pada akhirnya ditutup pada tahun 2012. Bahkan, sejumlah pihak meyakini program itu masih berjalan hingga saat ini dan sangat rahasia.

Selama lima tahun terakhir, para pejabat dalam program AATIP dikabarkan terus menyelidiki episode-episode yang dibawa kepada mereka oleh anggotanya, sambil juga melaksanakan tugas-tugas Dephan yang lain.

Melansir CNNIndonesia.com, sebagian besar dana AATIP mengalir ke perusahaan penelitian kedirgantaraan yang dijalankan oleh seorang pengusaha miliarder Robert Bigelow, yang saat ini bekerja dengan NASA untuk memproduksi perangkat yang dapat dikembangkan untuk digunakan manusia di ruang angkasa.

Dalam sebuah program televisi, Bigelow mengaku benar-benar yakin bahwa alien ada dan bahwa U.F.O. telah mengunjungi Bumi. Hasil kerja sama AATIP dengan perusahaan Bigelow yang berbasis di Las Vegas menghasilkan dokumen yang menggambarkan penampakan pesawat yang tampaknya bergerak dengan kecepatan sangat tinggi tanpa ada tanda-tanda tenaga penggerak yang terlihat, atau yang melayang tanpa sarana pengangkatan yang jelas.

Pejabat dalam program itu juga telah mempelajari video pertemuan antara benda yang tidak diketahui dan pesawat militer Amerika, termasuk satu yang dirilis pada bulan Agustus dari benda oval keputihan, tentang ukuran pesawat komersial, dikejar oleh dua jet tempur Angkatan Laut F / A-18F dari kapal induk Nimitz di lepas pantai San Diego pada 2004.

UFO memang telah berulang kali diselidiki selama beberapa dekade di AS, termasuk oleh militer Amerika.  Pada tahun 1947, Angkatan Udara AS memulai serangkaian penelitian yang menyelidiki lebih dari 12.000 objek yang diduga UF, sebelum secara resmi berakhir pada tahun 1969.

Proyek dengan kode studi bernama Proyek Buku Biru yang dimulai pada tahun 1952, juga menyimpulkan bahwa sebagian besar penampakan objek tidak dikenal merupakan bintang, awan, pesawat konvensional atau pesawat mata-mata. Namun, studi itu mengaku sebanyak 701 objek tidak dapat dijelaskan.

Program UFO Inggris

Melansir Express Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) juga dikabarkan melakukan memiliki program penyelidikan seperti AS.

Angkatan Udara Inggris (RAF) dikabarkan mengumpulkan penampakan dan laporan diduga UFO sejak tahun 1950 hingga akhirnya berhenti pada 2009, seperti ditulis Live Science.

Program investigasi RAF terhadap UFO dan fenomena udara lainnya diklaim untuk mengetahui potensi ancaman terhadap negara. Pasca penghentian program, RAF dikabarkan akan mempublikasikan dokumennya ke Arsip Negara agar dapat diakses oleh publik.

Ketertarikan Inggris terhadap UFO melonjak sekitar tahun 1950, mendorong MoD untuk membentuk Flying Saucer Working Party untuk mengatasi fenomena tersebut, menurut Arsip Nasional Inggris. UFO pada awal 1950-an bahkan menarik perhatian Perdana Menteri Winston Churchill, yang mengirim memo berisi pertanyaan kepada menteri udaranya pada tahun 1952.

“Apa artinya semua hal tentang piring terbang ini? Apa artinya? Apa kebenarannya?,” tanya Churchill dalam memo.

Kelompok piring terbang menyimpulkan bahwa UFO adalah tipuan, delusi, atau benda biasa yang salah diidentifikasi. Mereka merekomendasikan bahwa tidak ada penyelidikan lebih lanjut dari fenomena udara misterius yang dilaporkan.

Namun demikian, divisi MoD lainnya melanjutkan pekerjaan penyelidikan UFO resmi di Inggris, mengantarkan upaya tersebut ke abad ke-21, The National Archives melaporkan.

Laporan UFO terakhir yang dipublikasikan secara online oleh MoD pada tahun 2009, mencakup penampakan yang terjadi mulai Januari hingga akhir November tahun itu. Salah satunya lampu berbentuk cakram perak yang dilaporkan pada bulan Januari 2009.

Ada pula laporan 20 lampu oranye dan merah dilaporkan pada bulan Juni), bola perak/putih besar yang terang dilaporkan pada bulan Juli, dan tiga bola emas menyala secara diagonal di langit dilaporkan pada bulan September. Setelah MoD memberlakukan perubahan kebijakan pada 1 Desember 2009, agensi tidak lagi mencatat atau menyelidiki penampakan UFO.

Tetapi apa yang mereka temukan, termasuk banyak laporan UFO baru-baru ini yang sebelumnya hanya tersedia dalam bentuk hard copy akan dipublikasikan secara online dalam beberapa bulan ke depan, kata Nick Pope, mantan penyelidik UFO untuk MoD. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com

Comments

Pos terkait