Pertamina EP Lirik Pastikan Aspek Safety di Tengah Pandemi

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, LIRIK – Pertamina EP Asset 1 Lirik Field pastikan kehandalan operasional produksi migas di sekitar wilayah operasi berjalan dengan lancar dan aman.

Melalui kegiatan MWT (Management Walkthrough) Kurniawan Triyo Widodo selaku Lirik Field Manager beserta manajemen mengunjungi beberapa fasilitas produksi Pertamina EP Asset 1 Lirik Field guna memastikan kehandalan operasi.

“Memang saat ini industri hulu migas sedang menghadapi krisis, namun Pertamina EP tetap harus menjalankan tugas dan tanggungjawab negara dalam pemenuhan energi untuk Indonesia,untuk itu aspek keselamatan kerja harus selalu diterapkan oleh seluruh personil di lapangan untuk mencegah kecelakaan dan kerugian.” ucap Kurniawan saat mengunjungi salah satu fasilitas produksi di Indragiri Hulu, Riau.

Dalam beberapa minggu terakhir, industri migas memang tengah mengalami kondisi yang disebut dengan triple shock yaitu kombinasi dari turunnya harga minyak dunia, krisis ekonomi global dan melemahnya kurs rupiah. Selain itu harga minyak dunia masih belum beranjak naik dari kisaran harga USD 20/bbl yang artinya setiap perusahaan migas harus mampu efektif dan efisien dalam menjalankan operasi untuk mencegah kerugian secara finansial.

Kegiatan management walkthrough sendiri merupakan agenda rutin dari PEP Lirik untuk melakukan kroscek kondisi di lapangan, agar kegiatan operasional dapat berjalan efektif dan efisien dengan mengedepankan aspek HSSE (Helath Safety Security & Environment).

“Efektif dan efisien harus dijalankan namun tanpa mengurangi penerapan aspek HSSE, terlebih saat adanya pandemic covid-19 sekarang ini, social distancing dan penggunaan masker harus dilakukan.” pungkas Kurniawan.

PEP Lirik mengoperasikan salah satu lapangan migas tertua di Provinsi Riau dengan rata-rata produksi harian mencapai 1.655 bopd. Tantangan laju penurunan produksi dan tingkat kadar air menjadi hal yang pasti. Strategi perusahaan yang bagus dan dukungan dari stakeholder sangat membantu kelancaran kegiatan operasional agar energi migas tetap dapat dirasakan seluruh masyarakat.

 

 

 

Penulis: EBP

Comments

Pos terkait