Gubri Terima Bantuan APD dari Relawan Tionghoa Peduli Covid-19, Termasuk Alat Penghacur APD dan Bahan Medis Berbahaya

  • Whatsapp
Gubri Syamsuar saat menerima bantuan APD dari relawan peduli covid-19, Tomi, Rabu (28/4), di posko gugus tugas.

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU –Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis yang menangani pasien virus corona (Covid-19), terus mengalir. Kali ini dari relawan Covid-19, dari warga Tionghoa yang ada di Pekanbaru, dan Riau.

Penyerahan bantuan tersebut langsung diterima oleh Gubernur Riau, Syamsuar, Rabu (28/4), di posko Gugus Tugas Penangangan Covid-19, di gedung daerah Gubernuraan Riau.

Bacaan Lainnya

Bantuan yang diserahkan berupa, baju APD putih 100 pcs, baju APD hijau 50 pcs, masker 3 ply 2000 pcs, sarung tangan 3000 pcs. Masker media 200 pcs, handsanitizer, sabun cuci tangan, rubber bots leopard.

“Alhamdulillah, hari ini kita kembali mendapatkan bantuan dari relawan covid-19 berupa APD, masker dan handsanitizer. APD ini akan langsung kita distribusikan ke Rumah Sakit yang tersebar di Riau,” ujar Gubri, di dampingi Kadiskes Riau.

“Selain menerima bantuan APD kita juga menerima bantuan, berupa alat insinilator, alat penghancur APD dan alat yang sudah dipakai oleh tenaga medis. Alat ini sudah dikirim dan segera sampai,” ujar Gubri lagi.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Relawan Peduli Covid-19, Dirmanto menjelaskan pihaknya telah menyerahkan APD dan bantuan lainnya dari kepada Pemprov Riau. Ini sebagai bentuk kepedulian warga Tionghoa yang tersebar di Pekanbaru dan daerah lainnya.

“Ada sembilan item bantuan yang kami serahkan ke Pemprov Riau. Inilah bentuk kepedulian kita dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Sehubungan dengan pendemi di Riau kami akan terus mendukung, dengan memberikan bantuan kepada pemerintah daerah,” ujar Dirmanto.

“Tidak hanya ke Provinsi, kami juga telah memberikan bantuan APD ke Kota Dumai, Bagan, Bengkalis, Tembilahan, Tembilahan. Termasuk pendistribusian ke 22 Puskemas yang ada di Pekanbaru, dan 20 Puskesmas yang di Riau juga akan kita distribusikan, seperti Duri, Rohil, Dumai, Bengkalis, dan Tembilahan,” tambahnya.

Terkait dengan alat penghancur APD Dirmanto menjelaskan, selama ini APD yang dipakai oleh tim medis dikirim dulu ke Jakarta untuk dimusnahkan.

Sehingga butuh waktu yang cukup lama termasuk biaya. Untuk mempermudah dan mempercepat pemusnahan APD yang sudah dipakai, pihaknya mendatangkan insinilator.

“Alat penghancur insinilator ini, untuk penghancur APD dan bahan medis berbahaya. Kita sudah membuat tinggal menunggu sampai ke Pekanbaru, dari perjalanan Surabaya. Alat ini mempunyai daya penghancur dengan alat power 3000 watt,” jelasnya.

Tidak hanya APD yang dibantu oleh relawan peduli covid-19, tapi juga sembako bagi warga terdampak dan diserahkan ke beberapa kelurahan. Termasuk bantuan ke panti jompo, dan panti asuhan.(Adetorial)

Comments

Pos terkait