Dampak Pandemi Covid-19, Tahun ini Festival Lampu Colok di Kabupaten Meranti Ditiadakan

  • Whatsapp
Festival Lampu Colok (Antarafoto.com)

HALUANRIAU.CO, MERANTI -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Kepulauan Meranti membatalkan Festival Lampu Colok tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti pada Ramadan 1441 Hijriyah/2020 M.

Selain itu, Festival tahunan yang biasa digelar tiap 27 Ramadan atau sering disebut masyarakat Negeri berjuluk Kota Sagu tersebut, malam 7 likur ini harus dibatalkan karena wabah Covid-19.

Bacaan Lainnya

Pembatalan tersebut, disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kemungkinan tidak ada. Sebab, akan memicu orang untuk berkumpul- kumpul kegiatan ini dihentikan sifatnya sementara saja, sampai keadaaan kondusif selesai wabah Covid 19 baru kita mulai lagi termasuk kegiatan pariwisata di daerah kita,” ujar penyelenggara kegiatan, Risky Hidayat S.Tp Msi, Rabu (29/4) siang melalui pesan singkat.

Ia juga mengatakan, pembatalan ini mengacu pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) Nomor: 19 tahun 2020 tanggal 16 maret 2020 kemudian edaran Kapolri Nomor: MAK/2/III/2020 tangal 17 Maret 2020 bahwa untuk sementara waktu tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang sampai dengan Masa Tanggap Darurat berakhir.

Serta sejalan dengan SE Provinsi Riau Nomor: Kpts.705/IV/2020 tanggal 3 April 2020 tentang status tanggap darurat bencana non alam akibat corona virus desease 2019 (Covid-19) di Provinsi Riau tahun 2020.

“Kita harapkan bulan depan keadaan sudah pulih kembali dan Pandemi Covid 19 cepat berlalu,” harapnya.

Ia pun mengatakan, status tanggap darurat berkelanjutan dari tanggal 3 April sampai dengan 29 Mei 2020. Berkaitan dengan hal itulah, Festival Lampu Colok tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti ditiadakan.

Kepala Disparpora Pemkab Meranti, Risky Hidayat menambahkan pembatalan bertujuan meminimalkan kontak langsung. Sebab dalam kegiatan ini akan terjadi kerumunan masa yang dinilai cukup besar.

“Festival ini kita batalkan karena akan melibatkan banyak orang. Langkah ini dilakukan agar tidak semakin banyak orang yang terpapar Covid-19,” ujar Risky Hidayat.

Hal yang sama disampaikan juga Bupati Kepulauan Meranti Drs .H.Irwan Msi Melalui Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Meranti Rudi Hasan saat di jumpai menyampaikan, bahwa Tahun ini Festival Lampu Colok tidak di adakan.

“Tahun ini tidak ada karena Pandemi Covid 19, dan itu mengacu pada rapat telah kita gelar kemarin, tentang pencegahan Covid-19, di daerah kita. Sebab, Kegiatan itu juga melibatkan orang banyak,” jelas Rudi Hasan.

Rudi Hasan juga menghimbau agar masyarakat untuk bisa mematuhi aturan yang telah di buat oleh pemerintah agar kampung aman dari wabah Covid-19, dan bisa cepat pulih seperti semula.

“Mari kita bersama-sama menjaga untuk memutuskan mata rantai Covid-19, dengan menunda aktifitas melibatkan orang banyak, tetap jaga jarak berdiam diri di rumah dan patuhi aturan yang telah di buat oleh pemerintah,” harap Rudi Hasan.(*)

Reporter: Tengku Harzuin

Comments

Pos terkait