Wow…Simulasikan Kejadian Terburuk, Pemkab Inhu Siapkan 90,2 Milyar untuk Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
Kepala DPKAD Inhu, Ibrahim Alimin memberikan keterangan Pers terkait penganggaran penanganan Covid-19 di Indragiri Hulu

HALUANRIAU.CO, RENGAT  – Meskipun tidak diharapkan terjadi, namun kewaspadaan perlu diutamakan dalam menghadapi Covid-19 ini dan Indragiri Hulu

Walaupun sejauh ini Indragiri Hulu, belum ditemui pasien yang positif Corona.”Kita mengkaji kejadian terburuk ayang akan terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu. dengan melakukan simulai untuk kejadian terburuk yang akan terjadi di Indragiri Hulu, meskipun itu tidak kita harapkan, tegas Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Indragiri Hulu, Ibrahim Alimin kepada wartawan.

Diakuinya, awalnya Pemkab Inhu sudah menganggarkan 5,6 miliar untuk penanganan Covid-19, namun setelah dilakukannya simulasi untuk hal terburuk yang terjadi, akhirnya disepakati untuk melakukan penganggaran langsung dengan kejadian terburuk tersebut dengan anggaran 90,2 miliar.

Kejadian terburuk dimaksud Ibrahim diantaranya yang terparah yakni adanya pasien positif di Indragiri Hulu dan meninggalnya pasien dalam pengawasan (PDP) yang penyelenggaraan jenazahnya sesuai dengan protokol penanganan pasien positif Covid-19.

Dijelaskannya, dalam anggaran 90,2 miliar tersebut sudah termasuk untuk peningkatan kasus, penyelenggaraan jenazah sampai pada penguburan, penjemputan TKI, pembuatan empat pos di empat perbatasan Indragiri Hulu, insentif tenaga medis.

“Selain itu juga perkiraan dampak ekonomi yang terjadi untuk pemberian paket sembako kepada 36.000 Kepala keluarga di Inhu diluar bantuan yang sudah disipakan pemerintah pusat dan juga pagelaran pasar murah, ungkap mantan Kepala Tata Usaha RSUD Indrasari Rengat ini.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk anggaran tersebut disesuaikan dengan Peraturan Mendagri Nomor 16 tahun 2020. “Anggaran akan kita ajukan persetujuannya langsung ke Kemendagri, tegasnya.

Ibrahim tak memungkiri bahwa anggaran tersebut diambil dari berbagai kegiatan yang ada pada APBD Inhu tahun 2020 diantaranya pemangkasan perjalanan dinas, pemangkasan kegiatan non prioritas, pengurangan kegiatan sosialisasi, kegiatan Bimtek dan kegiatan seremonial lainnya.”Anggaota DPRD juga siap mengorbankan dana reses mereka untuk membantu anggaran tersebut, tambahnya.

Dijelaskannya juga, untuk anggaran 5,6 miliar sudah dapat digunakan untuk penanganan Covid-19, namun untuk 90,2 milir belum bisa karena harus ada persetujuan Mendagri yang nantinya akan diberitahukan juga kepada DPRD Inhu.

 

 

Penulis: EBP

Comments

Pos terkait