Forkopimda Inhu Tinjau Kesiapan Bulog Rengat, Ternyata Beras Import dari Thailand

  • Whatsapp
Forkopimda Inhu saat melakukan peninjauan terhadap ketersediaan pangan di Bulog

HALUANRIAU.CO, RENGAT – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Indragiri Hulu (Inhu) melakukan peninjauan langsung ke Badan Umum Logistik (Bulog) Rengat, Senin (6/4).

Ikut serta dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati Inhu Khairizal, Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK, Dandim 0302 Inhu Letkol Arh Hendra Rosa, Kajari Inhu Hayyin Suhikto, Kepala Pengadilan Darma Indo Damanik, Wakil Ketua DPRD Inhu Suhardi Ritonga dan kepala Sub Divre Bulog Rengat, Andri Patris.

Dalam pantauan tersebut terlihat ketersediaan beras di Bulog lebih kurang 300 ton.” Dengan jumlah 300 ton bisa untuk ketersediaan beras untuk Inhu Kuansing selama tiga bulan, ungkap Andri.

Dikatakan Andri dalam minggu ini, akan ada tambahan lagi 500 ton sampai 700 ton beras, sehingga genap 1.000 ton. Namun Andri tak bisa pastikan kapan akan datangnya.” Bisa Kamis atau Jumat minggu ini, tegasnya.

Terkait situasi Corona, jika memang dibutuhkan adanya distribusi untuk masyarakat kurang mampu, kepada Forkopimda Andri menyatakan bahwa untuk beras pihaknya bisa menyediakannya. “Semua harus berdasarkan permintaan dari pihak Pemkab Inhu karena memang ada jatah untuk Bupati sebanyak 100 ton jika memang dalam keadaan darurat, ucapnya.

Pantauan haluanriau.co, memprihatinkan ternyata beras yang ada di Bulog merupakan impor dari Thailand.

Menurut Andri kenapa beras Thailand karena beras daru Thailand tersebut memiliki kadar gula yang rendah dan lebih tahan lama. Sementara beras seperti dari Sumbar memiliki kadar gula yang tinggi dan ketahanan juga tidak lama.”Beras Thailand bisa bertahan selama satu tahun dan kadar gula rendah, jelasnya.

Terkait pada situasi sulit akibat Corona, Wakil Bupati Inhu Khairizal meminta kepada Sekda untuk melakukan pendataan terhadap warna yang berhak mendapatkan penyaluran bantuan.

” Saat ini sedang dilakukan pendataan untuk bantuan sembako, tegas Sekda Inhu Hendrizal.

 

 

 

Penulis: EBP

Comments

Pos terkait