Soroti Kebijakan Pemko Atasi Corona, Ini Desakan KAMMDA Pekanbaru

  • Whatsapp
Koordinator Kebijakan Publik KAMMDA Riau, Alfikri Lubis.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-KAMMI Daerah (KAMMDA) Kota Pekanbaru menyoroti sejumlah kebijakan yang diambil Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam upaya pencegahan dan penanganan Coronavirus disease 2019 atau (Covid-19).

Menurut KAMMDA Pekanbaru, Pemko telah melakukan berbagai upaya. Hal itu dilakukan dengan menggandeng sejumlah stakeholder terkait. Namun, kata mereka, hal itu belum maksimal.

“KAMMDA Pekanbaru masih melihat beberapa kekurangan terhadap proses yang sudah dilakukan. Misalnya terkait ketegasan kebijakan dan beberapa hal yang belum terlihat signifikan, khususnya kebijakan pembatasan gerak/aktivitas, jaminan bantuan hidup selama imbauan #dirumahsaja,” kata Ketua Umum KAMMDA Pekanbaru, Aditya Pradana Putra, melalui Koordinator Kebijakan Publik, Alfikri Lubis, Selasa (31/3) malam.

Selain itu, KAMMDA juga menyoroti keterbatasan pengadaaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis dan pihak membutuhkan lainnya.

Dikatakan Alfikri, pihaknya mencermati bahwa imbauan untuk berdiam diri tidak akan cukup membuat masyarakat sadar terkait dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Masyarakat menengah ke bawah, kata dia, akan terasa sulit melaksanakan imbauan itu jika tidak dibarengi dengan kebijakan jaminan terhadap kebutuhan pangan mereka.

“Kita tentu tidak menginginkan penyebaran Covid-19 ini semakin bertambah,” lanjut dia.

Oleh karena itu, KAMMDA Pekanbaru beserta seluruh kader KAMMI yang ada dengan tegas menyatakan sikap. Di antaranya, mendesak Pemko untuk melaksanakan dan memutuskan keputusan karantina kota atau karantina rumah, sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

Lalu, mendesak Pemko Pekanbaru untuk mengalokasikan APBD dalam rangka penanganan Covid-19 serta jaminan terhadap kebutuhan pangan selama karantina kota. “Mendesak Pemko untuk menjamin ketersediaan fasilitas kesehatan pendukung seperti hand sanitizer, masker dan lainnya,” sebut Alfikri.

KAMMDA juga mendesak Pemko untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di beberapa area keramaian, dan area lainnya. Terakhir, mereka berharap Pemko untuk membuka posko rapid test, pembagian hand sanitizer, masker dan lainnya di beberapa jalan utama dan jalan lintas kecamatan.

“Bila hal ini tidak ditanggapi dan dipertimbangkan dengan serius, maka kami atas nama Kader KAMMI se-Kota Pekanbaru akan menyusun eskalasi pergerakan lanjutan menggugat Pemko Pekanbaru, menuntut permasalahan tersebut agar bertanggung jawab terhadap masalah tersebut,” pungkas Alfikri Lubis.(Rls)

 

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait