Cari Sinyal untuk Menelpon, Pak Guru Ini Meninggal Disambar Petir

  • Whatsapp
Iliustrasi petir dan kilat

HALUANRIAU.CO,JAMBI- Saat mencari sinyal telepon seluler (ponsel)  untuk menelpon, M Ali Muchtar meninggal disambar petir di Desa Teluk Rendah Pasar, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Sabtu (28/3/2020).

Korban diketahui bernama M Ali Muchtar. Saat kejadian, warga Kelurahan Pulau Temiang, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo itu baru selesai berkunjung ke rumah temannya di Desa Teluk Rendah Pasar.

Namun, kepulangannya terhalang hujan deras. Dia lalu berteduh menunggu hujan reda di warung yang tidak jauh dari rumah temannya, di tepi Sungai Batanghari.

Setelah hujan baru reda, korban hendak menelepon keluarga, tapi terhalang sinyal yang buruk. Dia lalu mencari sinyal handphone di pinggir Sungai Batang Hari, Desa Teluk Rendah.

Saat korban berada di pinggir sungai untuk mencari sinyal, terdengar suara petir bergemuruh. Tiba-tiba di waktu bersamaan, petir menyambar korban sehingga korban langsung terbakar.

Salah seorang warga, Hamid mengatakan, korban diduga disambar petir sekitar pukul 15.30 WIB. Dia baru keluar dari masjid dan tiba-tiba mendengar teriakan meminta tolong. Dia segera mendatangi sumber suara dan menemukan korban sudah terbakar.

Hamid dan warga langsung menyiramkan air ke tubuh korban. Mereka berhasil memadamkan api. Namun, korban sudah tidak bernyawa lagi akibat sambaran petir dan luka bakar yang dialaminya.

Setelah berhasil memadamkan api dari tubuh korban, jasad korban langsung ditutup warga dengan menggunakan kain. Warga juga melaporkan kejadian itu kepada petugas Polsek Tebo Ilir.

Petugas Polsek Tebo Ilir yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban M Ali Muchtar lalu dibawa ke Puskesmas Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, untuk divisum. (*)

 

Sumber: iNews.id

Comments

Pos terkait