Satu PDP Terkait Covid-19, Meninggal Dunia di RSAM Bukittinggi

  • Whatsapp
Tim medis Bukittinggi gerak cepat menjemput keluarga pasien untuk diisolasi. foto: ANTARA/ Ira Febrianti

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM – Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang Isolasi RS. Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi meninggal dunia, Rabu (25/3) malam.

Selain itu, seorang jemaah tablik akbar yang baru pulang dari Malaysia dinyatakan positif dari hasil tes Laboratorium RS Unand Padang.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membenarkan ada seorang PDP yang dirawat di ruangan isolasi RSAM Bukittinggi telah positif terpapar virus Covid 19 dan satu pasien lagi meninggal dunia yang berasal dari Kab. Solok Selatan.

“Hasil labor yang di lakukan oleh RS Unand Padang dinyatakan seorang positif, covid 19. Namun pasien yang meninggal di ruang isolasi itu hasil Lab nya belum keluar,” kata Ramlan didampinggi unsur Forkopimda Bukittinggi kepada wartawan, Kamis (26/3).

Ia menegaskan, dengan adanya salah seorang pasien yang sudah positif itu, maka pihaknya meminta kepada masyarakat untuk menahan diri di rumah dan tidak keluar rumah guna menghindari kontak dengan orang lain

“Sayangilah anak-anak di rumah dan keluarga. Sering seringlah mencuci tanggan, jangan bersalaman dan bercipaka cipiki, bawah sajadah ke Madjid, jaga jarak satu sama lain,” imbau Ramlan. (*)

Sumber: Harianhaluan.com

Comments

Pos terkait