Peniadaan UN 2020, Nadiem : Tak Ganggu Penerimaan Siswa Baru

HALUANRIAU.CO, JAKARTA — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan peniadaan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2019/2020 tak berpengaruh pada penerimaan siswa baru pada jenjang SMP maupun SMA.

UN 2020 ditiadakan karena penyebaran virus corona yang hampir ke seluruh provinsi Indonesia.

Bacaan Lainnya

Nadiem menjelaskan pada dasarnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 kemarin diambil dari jalur zonasi, yakni sebanyak 50 persen.

Kemudian sebanyak 30 persen jalur prestasi, 15 persen jalur afirmasi dan 5 persen jalur pindahan.

Pada jalur prestasi, Nadiem memberikan dua opsi yakni menggunakan nilai rapor siswa dalam 5 semester terakhir atau melalui prestasi nonakademik, seperti sertifikasi lomba.

Pasalnya, nilai UN menjadi salah satu bobot jalur prestasi. Kata Nadiem melalui konferensi video saat dikutip dari CNN, Selasa (24/3).

Nadiem mengimbau Dinas Pendidikan dan sekolah seluruh Indonesia agar menyiapkan penerimaan siswa baru sesuai dengan protokol mencegah penyebaran corona.

Protokol ini bertujuan untuk mencegah ada perkumpulan siswa dan orang tua secara fisik di lingkungan sekolah.

Di sisi lain, mantan Bos Go-Jek itu menyebut ujian sekolah masih bisa diselenggarakan oleh masing-masing sekolah sebagai standar kelulusan. Namun ujian tidak boleh dilakukan secara tatap buka.

Mengingat keterbatasan fasilitas pada sejumlah sekolah, Nadiem memberikan pilihan agar penilaian terhadap siswa bisa diakumulasi dari nilai rapor semester terakhir. Namun opsi tersebut ditentukan oleh masing-masing sekolah.

“Jadi kami tidak memaksakan bahwa ujian sekolah itu harus mengukur ketuntasan capaian kurikulum sampai dengan semester terakhir ini yang terdampak oleh bencana covid,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan meniadakan UN 2019/2020 karena penyebaran virus corona (Covid-19).

UN sendiri sudah sempat berjalan pada jenjang SMK pada 16 Maret lalu. Namun, terdapat 6 provinsi terdampak virus corona yang menunda dan belum menggelar UN 2020 sampai hari ini. (*)

 

Sumber: CNN Indonesia

Comments

Pos terkait