Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Kritik Cara Polisi Bubarkan Warga di Tempat Makan

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru sedikit kecewa terhadap tindakan aparat penegak hukum, yang saat itu membubarkan warga di sejumlah tempat warung makan.

Tujuan pembubaran sebagai langkah antisipasi penyebaran wabah Covid-19, dan juga menindak lanjuti surat edaran pemerintah.

Bacaan Lainnya

Namun, terkesan sedikit pemaksaan saat membubarkan pengunjung saat sedang menyantap makanan.

Rasa kekecewaan itu dilontarkan oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Eri Sumarni.

Terlebih, jika seperti itu akan timbul dampak negatif bagi pedagang, akibat warga dilarang berkumpul seperti itu.

“Semesti nya dalam edaran itu diperjelas lagi, dari jam berapa sampai jam berapa diperbolehkan,” kata politisi Hanura itu, Selasa (24/3).

Dia hanya mempertimbangkan nasib sejumlah pedagang, yang akan kehilangan mata pencaharian.

Menurutnya jika memang harus dibubarkan semestinya dengan cara yang baik.

Selain mengkritisi tindakan aparat penegak hukum itu, dirinya pun mendapat laporan dari sejumlah pedagang langsung dengan kejadian yang sama.

“Kata nya, sejumlah aparat datang untuk membubarkan pelanggan nya. Kan, sayang sekali bagi pedagang, itu sumber penghidupan mereka,” ucapnya.(*)

Reporter : Akmal

Comments

Pos terkait