Jaksa Jebloskan Seorang Oknum Penghulu di Rohil ke Penjara, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
Didampingi Kajari Rohil Gaos Wicaksono dan Kasi Pidsus, Herlina Samosir, Narso digiring menuju mobil tahanan yang akan membawanya ke Lapas Bagansiapiapi.(Istimewa)

HALUANRIAU.CO, BAGANSIAPIAPI-Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir (Rohil) melakukan penahanan terhadap seorang oknum penghulu di kabupaten setempat. Dia dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi untuk 20 hari ke depan.

Adalah Narso nama sang oknum penghulu itu. Dia ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengurusan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran (TA) 2017 sebesar kurang lebih Rp335 juta.

“Tersangka berinisial N (Narso,red). Dia adalah Penghulu Bahtera Makmur Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir. Dia diduga melakukan pemungutan liar pada bulan April 2017 terhadap pemohon PTSL di Kepenghuluan Bahtera Makmur,” ujar Kepala Kejari Rohil, Gaos Wicaksono, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus, Herlina Samosir, Senin malam.

Dikatakan dia, penahanan itu dilakukan untuk mempermudah proses penyidikan yang tengah berjalan. Apalagi, kata dia, tersangka dinilai kurang kooperatif menjalani proses hukum yang menjeratnya.

“Kita telah nelakukan pemanggilan sebanyak 3 kali, yakni pada 9 Maret, 17 Maret, sekarang 23 Maret. Baru kali ini tersangka hadir dengan didampingi oleh pengacaranya,” sebut mantan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Siak itu.

“Penahanan itu dilakukan berdasarkan surat perintah penahanan (Sprinhan) Nomor : PRINT- 01/L.4.20/Fd.1/03/2020 tanggal 23 Maret 2020,” sambung dia.

Dengan telah ditahannya tersangka ini, Herlina menegaskan pihaknya akan segera merampungkan proses pemberkasan. Selanjutnya, berkas perkara akan dilimpahkan ke Jaksa Peneliti untuk ditelaah guna memastikan kelengkapan syarat formil dan materilnya.

“Mudah-mudahan, proses penyidikan segera rampung,” pungkas Herlina Samosir.

Penulis : Dodi Ferdian

Comments

Pos terkait