Warga Rohul Belum Ada Masuk Daftar Orang Dalam Pengawasan Covid-19

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Rohul, dr. Bambang Triono

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU- Ketua Tim Terpadu Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Rokan Hulu dr Bambang Triono menyatakan, hingga kini belum terdapat warga Rohul yang masuk dalam daftar orang pengawasan terkait merebaknya Virus Corona.

Menurut Bambang, ODP merupakan salah satu protokoler dalam pencegahan wabah virus corona yang kini sudah menjadi pandemi dunia. Dalam ODP ini, setiap warga termasuk keluarga yang memiliki rekam jejak pernah mengunjungi daerah yang sudah terjangkit Covid-19, akan dilakukan pemantauan oleh petugas kesehatan selama 14 hari.

ODP juga berfungsi mendeteksi warga yang terjangkit tapi menunjukan gejala Covid-19 (Hiden Carrier).

“Warga yang masuk dalam ODP adalah warga yang baru saja kembali dari daerah yang sudah ditemui kasus Covid-19 sepert, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Depok, Tanggerang, Bogor, Manado, Pontianak, Solo, Denpasar dan daerah lainnya,” jelas Bambang yang juga Kepala Dinas Kesehatan Rohul, Kamis (19/3).

Lebih lanjut diterangkan Bambang, jika nantinya ada warga yang terdaftar dalam ODP mengalami sakit, maka warga tersebut akan ditingkatkan status pengawasannya menjadi pasien dalam pengawasan. Pasien yang masuk dalam PDP tidak otomatis dirawat tapi tergantung dari diagnosa dokter, namun tetap dalam pemantauan apabila pasien tersebut menunjukan gejala yang mirip dengan Covid-19.

“Kemudian, jika dalam penelusuran warga yang masuk dalam PDP pernah melakukan kontak atau interaksi dengan warga yang dinyatakan positif Covid-19, maka pasien tersebut akan ditingkatkan statusnya menjadi Suspect Covid-19 dan peningkatan status tersebut ditetapkan oleh Ketua Tim Tata Laksana Penanggulangan Covid-19,” jelasnya.

Bambang mengaku, juga sudah menginstruksikan seluruh Puskesmas di Rohul untuk aktif memantau warga terutama warga yang baru datang ke daerah yang terjangkit. Peran aktif masyarakat dalam pemantauan ini karena saat ini Rohul masih belum memilki alat pendeteksi Covid-19.

“Peran aktif RT, RW, Kadus dan kepala desa serta masyarakat sangat di butuhkan terutama dalam memantau adanya warga yang baru kembali dari daerah-daerah terjangkit. Jika ada segera laporkan ke petugas kesehatan baik di puskesmas dan juga desa,” pungkasnya.

Comments

Pos terkait