Andi Rahman: Pak Idris Laena Jangan Terlalu Banyak Komentar

  • Whatsapp
Arsyadjulinadi Rahman minta agar Golkar Riau Solid dalam kepemimpinan Syamsuar

HALAUNRIAU.CO, PEKANBARU-Setelah sempat tertunda selama satu minggu akhirnya Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Riau, resmi dibuka oleh Wakil Ketua DPP Golkar Roem Karno, Minggu (8/3), di Hotel Aryaduta, Pekanbaru. Musda DPD I Golkar ini, selain membahas rapat kerja pengurus DPD Golkar dibawah pimpinan Arsyadjuliandi Rahman, juga menetapkan calon Ketua DPD I Golkar yang baru, Syamsuar.

Syamsuar, terpilih secara aklamasi, setelah Arsyadjuliandi Rahman, memilih untuk mundur sebagai calon Ketua Golkar Riau, setelah adanya deal-deal politik antara dirinya, dengan DPP Partai Golkar dan Syamsuar. Dengan mundurnya Syamsuar, maka hanya tinggal satu calon tunggal yakni Syamsuar, yang terpilih secara aklamasi pada Musda Golkar Riau.

Arsyadjuliandi Rahman, secara ikhlas memberikan jabatannya sebagai ketua DPD I Golkar Riau. Dimana pada saat pencalonan yang dibuka oleh stering commite (SC) bulan Februari lalu, dirinya didukung oleh 12 pemilik suara sah dari 18 suara DPD 1 Golkar Riau, pada Musda yang dibatalkan oleh DPP pelaksanaannya pada tanggal 1-2 Maret 2020 lalu.

Wakil Ketua Umum Golkar, Roem Kono, dalam sambutannya, mengapresiasi dan memuji Arsyadjuliandi Rachman yang memilih mundur sebagai calon Ketua Golkar Riau. Bahkan DPP juga telah meminta kepada Arsyadjuliandi Rahman masuk dalam kepengurusan DPP Golkar. Ia menyampaikan, sikap yang diambil Andi Rachman menyerahkan kepemimpinan ke Syamsuar adalah merupakan roh Partai Golkar.

“Ketua umum bilang, pak Andi itu dibutuhkan di pengurus pusat. Jadi nanti pak Andi akan ditarik menjadi pengurus DPP. Saya apresiasi pak Andi Rachman, menyerahkan sepenuhnya kepemimpinan DPD I Golkar Riau ke Syamsuar. Roh Golkar ada di pak Andi, jadi ini sudah selesai, dan dalam musda tak perlu lagi memanas. Situasi politik ekonomi harus solid. Situasi di ruangan ini menunjukkan keoptimisan lima tahun lagi Golkar akan semakin besar,” ujar Roem Kono.

Sementara itu, Ketua DPD I Golkar Riau, Arsyadjuliandi Rachman, menyampaikan, bahwa dirinya mundur sebagai calon ketua Golkar Riau, dan menyerahkan kepemimpinan kepada Syamsuar. Mantan Gubernur Riau ini menegaskan, bahwa dirinya secara pribadi menginginkan agar kondisi Partai Golkar Riau berjalan lancar.

“Terpilihnya pak Syamsuar memimpin Golkar Riau, kami dah duduk bertiga, saya, pak Syamsuar, dan Ketua Umum. Ada komitmen, dan seizin rekan kabupaten/kota yang selama ini bersama saya, ini adalah untuk partai. Di Partai Golkar, adalah orang penting semua, semua berjalan sesuai arahan ketua umum,” tegas Andi Rahman biasa ia disapa.

Andi Rahman yang saat ini duduk sebagai anggota DPR RI ini mengatakan, dalam kepemimpinan ketua yang baru kedepan, tidak ada yang ditinggalkan. Semua pihak yang ada di DPD I dan DPD II Golkar Riau tetap bersatu membesarkan Golkar Riau, dan ia berhadap tidak ada yang perlu diributkan. Bahkan ia tidam ingin menyusahkan DPP jika ada keributan.

“Tak ada yang ditinggalkan, digabung dan dirangkul, cari yang terbaik, kita malu kalau Partai Golkar ribut, bicara sana-sini di media tapi tak ada ujung. Saya tak akan menyusahkan Ketum saya Airlangga, tugas beliau banyak, belum lagi beliau mengurusi Menko Perekonomian dan Ketua umum partai,” ungkapnya.

Pada kesempetan menyampikan pidatonya Andi Rahman juga menyentil, Ketua PP Sumatera 1-DPP Partai Golkar, Idris Laena, yang selalu bermanuver dimana sebelum pelaksanaan Musda Golkar Riau, selalu mengeluarkan statmen, yang bahkan membuat bingung kader Golkar dan juga masyarakat. Mantan Gubernur Riau berharap agar Musda yang dilaksanakan nantinya bisa terus menyolidkan Partai Golkar di Riau.

“Pak Idris Laena, jangan terlalu banyak komentar, buat sejuk Golkar Riau ini,” tegas Andi Rachman.

Sementara itu, dari informasi yang berkembang, mundurnya Andi Rahman sebagai bakal calom ketum Golkar Riau untuk kedua kalinya, bakal mendapatkan jabatan sebagai ketua dewan penasehat (Wanhat) partai Golkar Riau. Selain itu dalam jajaran kepengurusan DPD I Golkar Riau, Sukarmis diprediksi jadi Ketua Harian, Indra Gunawan Eet (Ketua DPRD Riau) dan Yopi Arianto (Bupati Inhu) kandidat Sekretaris.

Sementara untuk posisi bendahara partai diprediksi bakal diduduki Parisman Ihwan (anggota DPRD Riau) atau Sulastri (anggota DPRD Riau). Tak hanya kepengurusan Golkar yang mengalami perubahan, susunan jabatan Fraksi Golkar di DPRD Riau juga diprediksi bakal ada perubahan. Dimana Indra Gunawan Eet, bakal menjadi calon Bupati Bengkalis, dan Syariantoni sebagai ketua DPRD Riau.

 

 

 

Reporter: Nurmadi

Comments

Pos terkait