Bupati Upayakan Pilkada Rohul Diikuti Tiga Pasangan Calon

  • Whatsapp
Foto bersama anggota partai dalam memilih kandidat calon yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

HALUANRIAU.CO, PASIR PENGARAIAN- Peta politik jelang Pilkada Kabupaten Rokan Hulu kian memananas. Berapa kandidat, kecuali bakal calon petahana, mendorong Pilkada Rohul ini hanya diikuti tiga pasangan calon. Untuk memuluskan hal itu, komunikasi politik antar bakal calon akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Ketua DPC Partai Demokrat Rohul Kelmi Amri yang menginisiasi rencana tersebut. Bahkan, politisi yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Riau tersebut menegaskan dirinya akan mengurungkan niatnya maju pada Pilkada Rohul, jika nantinya sudah ada tiga pasangan Calon.

“Kita menginginkan desain Pilkada Rohul itu sedikit calon yang maju. Ketika Demokrat berkoalisi dengan Golkar, PKS, Nasdem PKB dan PAN tentu secara otomatis calon hanya akan ada tiga pasang saja,” jelasnya, akhir pekan kemarin.

Kelmi menjelaskan, konsep dirinya dari awal adalah bagaimana membangun koalisi antara Demokrat dengan parpol lainnya terlebih dahulu. Apalagi, sebagian partai yang membuka penjaringan itu hampir sama tokoh yang mendaftar di penjaringan Partai Demokrat.

“Kita ingin bangun kesepahaman bersama. Siapa yang paling layak diusung di pilkada ini sekalipun dari partai lain. Seperti, PKB, Nasdem atau empat partai lainnya seperti PAN dapat berembuk siapa yang paling siap untuk maju. Tapi kan tetap parameternya harus jelas, ada basisnya survei, track record calon ataupun kekuatan kompetitor yang ada. Nah inikan harus kita ramu,” ujar Kelmi.

Melalui pola politik seperti ini, Kelmi berharap, akan menjadikan pekerjaan pemenangan pilkada Rohul sebagai kerja partisipatif dan gotong royong. Ia juga mengimbau, semua tokoh yang sudah menyatakan maju untuk sama-sama mendesain Pilkada semurah mungkin dengan cara sepert ini.

“Kalau semangat personal yang kita kedepankan, akhirnya kita akan menghadapi pilkada yang diwarnai perang urat saraf dan perang logistik dan itu tidak baik bagi demokrasi kita,” tuturnya.

Dengan hanya tiga pasang calon, lanjut Kelmi, diharapkan Pemerintatah yang dihasilkan pada Pilkada itu didukung lebih dari 30 persen masyarakat Rohul sehingga diharapkan menciptakan pemerintahan yang stabil.

“Membangun negeri ini harus didukung stabilitas baik ekonomi, politik, semuanya harus stabil. Kalau empat pasangan calon maka dukungan kemenangan itu tidak sampai 30 persen. Legitimasi Pemerintah secara dejure memang didapatkan. Tetapi, secara de facto tidak mendapatkan legitimasi kuat dari Masyarakat,” tegasnya.

Kelmi menyatakan, dirinya tidak menginginkan lagi Rohul terjebak dalam kecelakaan sejarah, dimana kontestasi Pilkada terkadang membenturkan masyarakat pada pilihan yang rumit dan ujungnya, masyarakat terjebak dalam pilihannya.

“Kita tidak ingin pemerintah diurus sembrono dan kita tidak ingin Rohul diurus orang yang tidak mengedepan kepentingan Rohul. Inilah yang terjadi sekarang, Pemerintah Rohul ke depan harus dikeloala orang-orang profesional dan bertanggung jawab terhadap pembangunan Rohul,” tegasnya.

Di tempat yang sama, pendapat Kelmi Amri ini diSambut baik cakal calon bupati lainnya Hafith Syukri. Menurut Ketua DPC PKB Rohul tersebut, pendapat Kelmi Amri perlu segera disikapi.

Menurut mantan Wabup Rohul ini, kondisi ril saat ini diperlukan sebuah komitmen bersama, untuk bisa maju bersama, bagaimana Rokan Hulu lebih baik ke depan.

“Harus segera ditindaklanjuti. Maka dari itu ke depan akan lakukan pertemuan yang lebih intens dengan seluruh kandidat dan partai politik bagaimana menyatukan visi agar di Pilkada ini cukup 3 pasang calon saja yang bertarung,” pungkasnya.

Comments

Pos terkait