Juventus Masih Berat Raih “Treble Winner”

  • Whatsapp

HALUANRIAU.CO PEKANBARU- Intip peluang Juventus untuk meraih gelar treble winner musim ini, benarkah masih terlalu sulit buat La Vecchia Signora pecahkan rekor Inter Milan tahun 2009 silam?

Juventus sendiri memang sukses merajai Liga Italia dalam delapan tahun terakhir, tercatat sepanjang kurun waktu tersebut hanya warna Hitam-Putih yang selalu angkat trofi dan menjadi capolista di akhir musim.

Namun sayang, kedigdayaan Juventus masih belum sempurna bahkan tidak bisa menyamai rekor yang pernah diraih rival mereka Inter Milan pada tahun 2009 silam, yakni menyabet tiga gelar dalam satu musim alias treble winner.

Pada musim 2009, Inter Milan yang berada dibawah komando Jose Mourinho sedang dalam masa kejayaannya dan sukses menjuarai Liga Italia, Coppa Italia dan juga Liga Champions Eropa.

Capaian tersebut merupakan rekor terbaru buat tim Italia, yakni sebagai tim pertama dan mungkin satu-satunya hingga saat ini yang bisa mencatatkan tiga gelar (termasuk Liga Champions) dalam semusim.

Juventus dengan segala kedigdayaannya mencoba memecahkan rekor tersebut, namun sampai saat ini mereka belum juga bisa menyamai capaian Inter Milan pada 10 tahun silam tersebut.

Memasuki tahun 2020, Juventus kembali berpeluang besar meraih tiga gelar (Liga Italia, Coppa Italia, Liga Champions) secara bersamaan terlebih jika melihat posisi serta kondisi para rival mereka saat ini.

Saat ini Juventus tengah kokoh di puncak klasemen Liga Italia dengan poin 51, selisih empat angka dari Inter Milan yang belakangan tampil inkonsisten bahkan di pertandingan terakhir cuma mampu bermain imbang kontra Lecce.

Meski terlalu awal buat memastikan gelar, namun dengan jarak yang cukup lebar dari pesaing terdekat membuat Juventus hampir dipastikan bisa meraih scudetto kesembilan secara beruntun akhir musim nanti.

Sebab selain Inter Milan dan Lazio, belum ada tim yang konsisten serta memiliki kedalaman skuat merata yang bisa menahan kekuatan Juventus musim ini.

Tidak cuma Serie A yang dipastikan kembali jadi milik Juventus, trofi Coppa Italia tampaknya juga bakal mendarat ke lemari La Vecchia Signora.

Pasalnya pesaing terkuat mereka sekaligus juara bertahan musim lalu, Lazio telah gugur di babak perempatfinal setelah tumbang di tangan Napoli.

Praktis hanya tinggal Inter Milan dan Napoli yang kemungkinan jadi batu sandungan, namun dua tim tersebut bukan lawan yang sulit buat Si Nyonya Tua lantaran keduanya sama-sama pernah di kalahkan Juventus di Liga Italia.

Satu-satunya hambatan serius Juventus untuk meraih treble winner adalah ajang Liga Champions, di mana dalam beberapa musim terakhir trofi Si Kuping Besar cuma bisa menjadi mimpi para pemain Juventus.

Tercatat dalam dua musim terakhir di ajang tersebut, Juventus selalu terhenti di perempat final.

Salah satu penampilan terbaik mereka di Liga Champions tiga tahun terakhir adalah finalis musim 2016/17, pada partai final Juventus dikalahkan Madrid dengan skor telak 1-4.

Demi menggapai hasrat menjuarai Liga Champions, kubu Juventus melakukan pergerakan agresif di bursa transfer dan langsung memboyong para pemain Real Madrid yang berhasil menjadi kampiun musim 2017 silam.

 

 

 

Sumber: indospsort 

Editor: Eka Buana Putra

Comments

Pos terkait